Polisi Tangkap Tersangka Lain Kasus Arisan Online Salatiga

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 15:32 WIB
Jumpa pers kasus arisan online di Mapolres Salatiga, Jumat (24/9/2021).
Jumpa pers kasus arisan online di Mapolres Salatiga, Jumat (24/9/2021). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang -

Polisi kembali membekuk tersangka lain terkait kasus arisan online di Salatiga yang merugikan para korban miliaran rupiah. Polisi masih mendalami peran dari tersangka pria berinisial D itu.

Dari informasi yang diperoleh, D ditangkap di Surabaya hari Sabtu (25/9) lalu di Jawa Timur dan sudah ditetapkan tersangka. Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy membenarkan informasi tersebut.

"Saya membenarkan soal itu," kata Iqbal ditemui di kantor Dit Polairud Jateng, Semarang, Rabu (29/9/2021).

Iqbal menjelaskan petugas masih melakukan penyidikan kasus arisan online ini. Dengan alasan itu, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut termasuk peran dari D dan apakah berhubungan dengan kasus serupa di daerah lain.

"Terkait peran masih penyelidikan, kita belum bisa sampaikan lebih jauh. Pasti akan telusuri apakah ada konektifitas (dengan kasus) daerah lain," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan berinisial RAPS (34) alias Maryuni Kemplink sudah ditangkap sebagai bandar arisan online. Jumlah kerugiannya mencapai Rp 4,7 miliar.

Dari pengembangan kasus itu sementara diketahui tersangka sudah beraksi mulai Februari 2021 dan memakan banyak korban. Hingga saat ini yang tercatat sudah ada sembilan orang korban.

"Dengan modus sama, sementara kami data kan ada sembilan orang korban. Ini masih bergulir, bisa bertambah karena tidak hanya warga Salatiga saja. Total kerugian dari sembilan korban kurang lebih Rp 4,7 miliar," kata Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (24/9).

Modus yang dilakukan tersangka yaitu awalnya mengajak orang-orang yang dikenalnya untuk menyetor uang arisan dengan janji bunga. Awalnya uang bunga yang diberikan ke korban sebenarnya uang para korban sendiri. Dengan cara itu, para korban percaya dan akhirnya mencari tambahan member lainnya.

Lihat juga video 'Jadi Admin Arisan Online-Investasi Bodong, Mahasiswi Asal Sulbar Diciduk':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/rih)