Bahas Keberangkatan Umroh, Menag: Akhir Bulan Saya ke Arab Saudi

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 14:00 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas di Bantul, DIY, Rabu (29/9/2021).
Menag Yaqut Cholil Qoumas di Bantul, DIY, Rabu (29/9/2021). Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Bantul -

Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas mengaku segera membahas masalah keberangkatan haji dan umroh jemaah Indonesia. Yaqut berencana berangkat ke Arab Saudi akhir bulan ini.

"Belum, belum (ada kejelasan masalah umrah)," kata Yaqut saat ditemui di Pendopo Manggala Parasamya II, Kompleks Perkantoran Pemda Kabupaten Bantul, DIY, Rabu (29/9/2021).

"Nanti kita akan ke sana dulu, insyaallah akhir bulan ini saya akan ke Saudi Arabia untuk membicarakan terkait dengan perkembangan haji dan umrah. Setelah itu akan kita rilis," ujarnya.

Gus Yaqut, sapaannya, juga akan membahas kuota jemaah dengan pemerintah Arab Saudi. Namun dia belum bisa mengungkapkannya jumlah kuota jemaah yang akan diajukan tersebut.

"Yang jelas kalau target (berapa jemaah yang bisa diberangkatkan) pasti ada," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Khoirizi bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi, Esham Altsaqafi. Dalam kesempatan itu, Khoirizi melobi agar jemaah umrah Indonesia bisa segera mendapat kesempatan untuk diberangkatkan.

Dalam pertemuan ini, Khoirizi menyampaikan salam Menag Yaqut Cholil Qoumas dan ucapan selamat National Day ke-91 Arab Saudi yang diperingati setiap 23 September.

Kepada Esham, Khoirizi dalam pertemuan itu mengatakan penanganan COVID-19 di Indonesia saat ini terus membaik. Selain itu, jemaah umrah Indonesia juga siap untuk mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

"Kami berharap pemerintah Arab Saudi segera mencabut suspen dan memberi kesempatan kepada jemaah umrah Indonesia untuk bisa berangkat ke Tanah Suci," kata Khoirizi dalam keterangannya, Rabu (22/9).

"Ada lima negara pengirim jemaah umrah terbanyak, yaitu Pakistan, Indonesia, India, Turki, dan Mesir, yang belum bisa mengirimkan jemaah umrohnya. Kami berharap jemaah umrah Indonesia diprioritaskan untuk bisa segera diberangkatkan," lanjutnya.

Menjawab hal itu, Dubes Arab Saudi Esham Altsaqafi kembali menegaskan bahwa Saudi tidak pernah melarang umat Islam Indonesia melaksanakan umrah. Menurutnya, pengaturan dilakukan semata dalam rangka mengatasi pandemi. Apalagi, hubungan Arab Saudi dan Indonesia juga sangat baik.

(rih/mbr)