8 SD-SMA di Blora Batal PTM Gegara Ada Murid dan Guru Kena Corona

Febrian Chandra - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 12:30 WIB
Vaksinasi di SMPN 1 Blora, Jawa Tengah.
Vaksinasi Corona di SMPN 1 Blora, Jawa Tengah. (Foto: Febrian Chandra/detikcom)
Blora -

Delapan sekolah dari jenjang SD hingga SMA di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, batal menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) atau sekolah tatap muka. Hal ini karena ada murid dan guru di sekolah-sekolah tersebut yang positif Corona.

"Iya ada delapan sekolah yang batal melaksanakan PTM. Karena ditemukan beberapa guru dan karyawan yang terkonfirmasi positif. Delapan sekolah itu berjenjang mulai dari SD sampai dengan SMA," kata Kepala Dinas Kesehatan Blora, Edi Widayat, saat dihubungi detikcom, Kamis (23/09/2021).

Meski begitu, Edi mengatakan kasus di delapan sekolah itu bukan merupakan klaster penyebaran Corona. Sebab kasus itu ditemukan saat screening yang dilakukan sebelum proses PTM berlangsung.

"Jadi Pemda mensyaratkan kepada sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka, guru dan karyawan wajib swab dulu. Dan diketemukan itu. Jadi bukan klaster sekolah karena diketemukan sebelum PTM berjalan," jelasnya.

Edi meNILAI langkah tersebut paling efektif untuk mencegah penularan virus Corona di lingkungan sekolah. Sehingga jika diketahui ada yang positif Corona, PTM akan ditunda.

"Nanti murid-murid juga akan dilakukan hal yang sama (swab). Namun sifatnya kita random atau acak," ungkapnya.

Diwawancara terpisah, Sekertaris Dinas Pendidikan Endang Rukmiyati mengatakan tes swab pada guru dan karyawan itu dilakukan pada 9 September 2021. Sedangkan hasil tes itu keluar pada 12 September 2021.

"Jika ada temuan guru dan karyawan yang positif untuk mereka kita minta untuk melakukan isolasi mandiri. Sedangkan pihak sekolah kita tunda PTM-nya minimal selama seminggu. Namun sampai saat ini delapan sekolah itu masih off belum melakukan PTM," kata Endang.

(sip/mbr)