Pratu Ida Bagus Putu yang Gugur Ditembak KKB Papua Naik Pangkat Anumerta

Heri Susanto - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 11:42 WIB
Yogyakarta -

Anggota TNI yang gugur dalam kontak tembak saat proses evakuasi janazah nakes korban serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB), Pratu Ida Bagus Putu, dinaikkan pangkatnya secara anumerta. Pratu Ida Bagus Putu merupakan anggota Yonif 403/Wirasada Pratista Korem 072/Pamungkas Yogyakarta yang ditugaskan melakukan pengamananan di Papua.

Pratu Ida Bagus termasuk anggota TNI yang melalukan proses evakuasi Suster Gabriella Meilani yang tewas dalam karena diserang KKB di Kiwirok, Papua, Selasa (21/9). Pada saat proses evakuasi tersebut, KKB pimpinan Lamek Taplo terus memberondong tembakan ke arah pasukan TNI, hingga mengenai Pratu Ida Bagus.

Kapenrem 072/Pamungkas Mayor (Czi) Agus Sriyanta, memaparkan bahwa jenazah Pratu Ida Bagus dari Papua telah tiba di rumah orang tuanya di Ngabang, Landak, Kalimantan Barat, Rabu (22/9) malam.

"Hari ini pemakaman. Jenazah tiba Rabu malam diterima Dandim 1201/Mempawah, Letkol (Inf) Dwi Agun Prihanto," ujar Mayor Agus saat ditemui detikcom di Makorem 072/Pamungkas, Yogyakarta, Kamis (23/9/2021).

Sebagai penghargaan atas jasa dan pengabdiannya hingga gugur dalam tugas, Pratu Ida Bagus mendapatkan kenaikan pangkat. Penganugerahan kenaikan pangkat disampaikan saat upacara pemakaman Pratu Ida Bagus di Kalimantan Barat.

"Langsung kenaikan pangkat satu tingkat di atasnya. Dari Pratu ke Praka," lanjut Mayor Agus Sriyanta.

Lebih lanjut, Agus memaparkan jenazah Pratu Ida Bagus Putu langsung dibawa ke daerah asalnya, tidak terlebih dulu dibawa ke kesatuannya di Yoni 403/Wirasada Pratista di Jalan Kaliurang, Sleman.

Sebelumnya, Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Arm Reza Nur Patria menyampaikan KKB kembali menebar serangan pada Selasa (21/9). Mereka kembali menembaki aparat TNI-Polri yang sedang mengamankan proses evakuasi jenazah suster Gabriella Meilani.

Reza mengungkapkan, baku tembak memang sempat terjadi antara TNI dan teroris KKB saat jenazah Suster Gabriella hendak dievakuasi ke Jayapura pada Selasa (21/9) pagi.

Bersamaan dengan jenazah suster Gabriella Meliani, jenazah anggota TNI yang gugur dalam kontak tembak itu juga ikut dievakuasi ke Jayapura menggunakan helikopter TNI AD.

(mbr/sip)