Mutu Dipertanyakan, Talut Jalan Banjarnegara Ambrol Dipukul Tangan Kosong

Uje Hartono - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 10:50 WIB
Video anggota DPRD Banjarnegara memukul talud hingga ambrol, Rabu (22/9/2021).
Video anggota DPRD Banjarnegara memukul talut hingga ambrol hanya dengan tangan kosong. (Foto: Tangkapan layar media sosial akun IG @banjarnegara_news)
Banjarnegara -

Sebuah video yang memperlihatkan momen inspeksi mendadak (sidak) bangunan talut di Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah viral di media sosial. Dalam video berdurasi 54 detik ini memperlihatkan sejumlah pria memukul bangunan talut hingga ambrol hanya dengan tangan kosong.

Dalam video tersebut, sejumlah pria terlihat kecewa dengan kualitas pembangunan talut. Mereka memukul talut hingga ambrol. Hingga saat ini, video yang diunggah akun @banjarnegara_news ini sudah ditonton 34 ribu dan 600 komentar.

"Iki udu karena tangane seng rosa (bukan karena tangannya yang kuat). Tapi kualitasnya ini. Gila-gilaan ini ga ada adukan semen," kata salah satu pria dalam video tersebut.

Saat dimintai konfirmasi, salah seorang anggota Komisi III DPRD Banjarnegara Wahyu Hidayat membenarkan jika dirinya dalam video tersebut saat sidak pada Senin (20/9/2021). Sidak tersebut dilakukan di ruas Jalan Kutayasa-Larangan, Kecamatan Madukara.

Video anggota DPRD Banjarnegara memukul talud hingga ambrol, Rabu (22/9/2021).Video anggota Komisi III DPRD Banjarnegara Wahyu Hidayat memukul talut hingga ambrol, Rabu (22/9/2021). Mereka mempertanyakan kualitas bangunan talut yang mudah ambrol hanya dengan dipukul menggunakan tangan kosong. (Foto: Tangkapan layar media sosial akun IG @banjarnegara_news)

"Iya benar, itu video saat komisi III sidak di ruas Jalan Kutayasa-Larangan," terangnya saat dihubungi detikcom, Rabu (22/9/2021).

Saat sidak, komisi III mengaku menemukan volume pekerjaan belum sesuai perencanaan. Padahal sebelumnya, pihaknya sudah memberikan masukan kepada Dinas PUPR terkait proses pengerjaan proyek tersebut. Salah satunya adalah pengawasan ekstra.

"Komisi III menemukan beberapa titik kegiatan yang pekerjaannya tidak rapi, pasangannya batunya belum keras padahal sudah terpasang seminggu. Beberapa titik juga retak dan lain sebagainya," jelas anggota DPRD dari PDIP ini.

Simak juga 'Saat Tanggul Anak Sungai Cikalundung Ambrol':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/mbr)