Round-Up

7 Fakta dari Temuan Tengkorak-Kerangka Manusia Terpisah di Pantai Bantul

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 10:20 WIB
Penemuan kerangka dan tengkorak manusia misterius di pesisir Pantai Parangkusumo Bantul, Selasa (21/9/2021).
Penemuan tengkorak dan mayat terpisah di Parangkusumo. (Foto: Babinpotmar Samas Parangtritis)
Bantul -

Warga di Pantai Parangkusumo, Bantul, DIY menemukan tengkorak dan kerangka manusia terpisah di pasir pantai. Berikut ini 7 fakta terungkap terkait temuan tersebut.

1. Tengkorak ditemukan tergeletak di pasir

Penemuan kerangka manusia dan tengkorak manusia itu berawal saat warga sedang mencari rumput di Pantai Parangkusumo, Selasa kemarin. Tengkorak manusia itu ditemukan tergeletak di atas pasir pantai.

"Jam 07.00 WIB ada informasi warga menyampaikan penemuan itu, dan tadi sekitar jam 10.00 WIB dilaporkan ke kami," ucap Kapolsek Kretek Kompol S Parmin saat dihubungi detikcom, Selasa (21/9).


2. Kerangka terpendam di pasir

"Antara kepala (tengkorak) sama badannya. Jadi tengkorak di pasiran dan setelah olah TKP kita temukan kerangka manusia tertimbun di dalam pasir," ujar Kompol S Parmin.


3. Tengkorak dan kerangka badan terpisah

Soal informasi yang beredar menyebutkan kerangka ditemukan dalam posisi bersila, Parmin mengaku tak bisa memastikannya. Namun dia menduga info itu muncul karena posisi kerangka itu terpisah antara badan dan tengkoraknya.

"Tidak (bersila) sepertinya, karena kan pisah itu kepala sama badannya," ucapnya.


4. Tidak ditemukan tanda pengenal

Parmin mengaku belum mendapatkan petunjuk tentang identitas kerangka manusia misterius ini. Sebab, tidak ditemukan tanda identitas di lokasi penemuan kerangka. "Kita juga tidak menemukan identitas," ujarnya.


5. Berjenis kelamin laki-laki

Mayat yang ditemukan tersebut diduga berjenis kelamin laki-laki, namun belum diungkap dugaan usianya.

"Tadi hasil cek sama Inafis, Polsek dan dokter Puskesmas ternyata sementara sepertinya laki-laki. Tadi selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara," kata Kapolsek Kretek Kompol S Parmin saat dihubungi detikcom.

6. Diduga meninggal 3 bulan sebelum ditemukan

Hasil pemeriksaan awal dari tim medis, kemungkinan lelaki yang mayatnya ditemukan dalam kondisi kerangka tersebut telah meninggal tiga bulan lalu.
"Yang jelas kalau informasi dari dokternya tadi diperkirakan sudah tiga bulanan (meninggal)," lanjut Parmin.

7. Disimpan di RS Bhayangkara

Saat ini tengkorak dan kerangka manusia tersebut masih berada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda DIY untuk pemeriksaan forensik dan proses identifikasi lebih lanjut.

Simak juga 'Ritual Labuhan Merapi Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/sip)