Penampakan Rumah yang Disewakan Buat Prostitusi di Banjarnegara

Uje Hartono - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 21:14 WIB
Satpol PP gerebek rumah warga yang disewakan untuk praktik prostitusi di Banjarnegara, Senin (20/9/2021).
Satpol PP gerebek rumah warga yang disewakan untuk praktik prostitusi di Banjarnegara, Senin (20/9/2021). Foto: Uje Hartono/detikcom
Banjarnegara -

Petugas Satpol PP menggerebek rumah warga di Banjarnegara, Jawa Tengah. Rumah yang berada di tengah sawah ini disewakan untuk praktik prostitusi.

Untuk sampai ke rumah tersebut, petugas Satpol PP harus berjalan kaki karena hanya ada jalan setapak. Meski tidak jauh dari pusat kota dan permukiman warga, rumah milik warga inisial S ini dikelilingi kebun dan sawah.

Di dalam rumah tersebut, terdapat 3 kamar di bagian tengah dan 1 kamar di bagian belakang. Menurut pemilik rumah, hanya kamar yang di belakang rumah yang selama ini digunakan untuk praktik prostitusi.

"Kalau yang di tengah ini dipakai keluarga sendiri. Hanya kamar yang di belakang," kata S saat ditanya oleh petugas Satpol PP di lokasi kejadian, Senin (20/9/2021).

Saat dilakukan penggeledahan, didapati pasangan bukan suami istri berada di kamar bagian belakang. Kamar dengan ukuran sekitar 3x3 meter ini terlihat sederhana. Tidak ada ranjang, hanya ada kasur, bantal dan selimut.

Di dalam kamar sederhana tersebut dibagi menjadi dua bagian dengan batas tembok pendek tinggi sekitar 50 sentimeter. Sebagian digunakan untuk tempat tidur, sebagian lagi terdapat keran air.

Rumah di Banjarnegara yang digunakan untuk prostitusiRumah di Banjarnegara yang digunakan untuk prostitusi (Foto: Uje Hartono/detikcom)

Penyidik Satpol PP Banjarnegara Sugeng Supriyadhi menyebut, tarif sewa kamar di rumah tersebut sebesar Rp 20 ribu. Praktik prostitusi di rumah tersebut sudah berjalan 4 tahun.

"Sewa kamarnya Rp 20 ribu sekali main. Dan ini sudah berjalan sekitar 4 tahun," kata Sugeng.

Dari penggerebekan tersebut, enam orang diamankan yakni dua perempuan dan empat pria usia lanjut.

"Ada enam orang yang diamankan, yang empat laki-laki dan yang dua perempuan," jelasnya.

Petugas Satpol PP Banjarnegara juga menyasar rumah warga lainnya di salah satu desa di Kecamatan Bawang. Tarif sewa kamar di rumah tersebut lebih tinggi yakni Rp 50 ribu.

Saat petugas masuk ke dalam rumah, terlihat ada 3 ruang kamar. Meski tidak ada ranjang, namun kasur yang digunakan terlihat tebal.

"Untuk lokasi di Desa Binorong tarif sewa kamarnya Rp 50 ribu. Ini sudah berjalan 3 sampai 4 tahun," jelasnya.

Tiga orang diamankan dari rumah itu, terdiri dari pasangan pria dan perempuan, serta seorang perempuan.

Simak juga 'Terjebak dalam 'Selimut Hidup'':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/rih)