Terpopuler Sepekan

Aksi Poliandri di Rembang, 'Bajak' Dokumen Bawahan untuk Nikah Lagi

Arif Syaefudin - detikNews
Minggu, 19 Sep 2021 07:50 WIB
Pasutri di Rembang ditangkap terkait dugaan pemalsuan pernikahan, Senin (13/9/2021).
Pasutri di Rembang ditangkap terkait dugaan pemalsuan pernikahan, Senin (13/9/2021). (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)

Terpisah, SC menceritakan awalnya ia mendatangi KUA Kecamatan Sale dan mengetahui namanya dipakai oleh Badriyah untuk menikah dengan AK. Bahkan ia pun mendapat potret resepsi pernikahan Badriyah dengan AK yang dilakukan setahun silam.

"Habis itu saya ke KUA Sale, benar yang namanya Badriyah menikah sama orang Sale. Saya ketemu sama Kepala KUA Sale. Ya udah nanti kita urus sama-sama, gitu," kata SC ditemui wartawan di rumahnya, Selasa (14/9).

SC pun mengaku kaget dan sedih atas perbuatan Badriyah.

"Sedih nggak bisa menikah. Harusnya nikah tahun 2020 nggak bisa. Alhamdulillah juga suami support, mendukung juga nggak papa orang itu bukan kamu, katanya gitu. Ya nanti kita bersihkan nama kamu bersama-sama katanya gitu," ujarnya.

Kemudian, mereka melakukan mediasi yang dihadiri oleh SC, AK, serta Badriyah dan Sucipto. Dalam mediasi itu, lanjutnya, Badriyah masih enggan mengakui perbuatannya tersebut. Merasa kecewa atas mediasi tersebut, SC pun melapor ke Polres Rembang.

"Kok tega, padahal teman baik, teman curhat juga, karena runtang-runtung berdua, kok tega sama saya. Sedangkan saya juga anak buahnya, kalau di sana tuh saya juga anaknya, beliau ibu saya karena dia adalah kepala sekolah saya. Kok tega seperti itu," akunya.

Yang makin buatnya kecewa adalah Badriyah dan Sucipto memalsukan kematian orang tua SC hanya untuk melancarkan rencana pernikahan dengan AK.

"Memalsukan kematian orang tua saya juga, orang tua saya dibawa-bawa juga di sana. Sampai sekarang kata maaf ya tidak ada. Ini nggak akan dibawa ke kantor polisi kalau mereka berdua ke sini minta maaf. 'Bu, saya minta maaf karena sudah menyakiti perasaanmu' atau gimana itu sampai sekarang nggak ada. Cuma bilang bilang ABCD, membual ke sana-kemari yang nggak jelas sampai saya memberanikan diri untuk diproses dengan hukum," katanya.

Kini SC pun telah menikah secara resmi dengan pria pujaan hatinya. Meskipun dalam proses mengurus pernikahan, mereka membutuhkan waktu hampir satu tahun.

Simak Video: Setop Sebut Rumah Kami Kampung Janda

[Gambas:Video 20detik]




(rih/ams)