Warga Terdampak Bendungan Bener Kembali Gerudug BPN Tuntut Ganti Rugi

Rinto Heksantoro - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 13:45 WIB
Warga terdampak pembangunan Bendung Bener geruduk BPN Purworejo, Jumat (17/9/2021).
Warga terdampak pembangunan Bendung Bener geruduk BPN Purworejo, Jumat (17/9/2021). (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)

"Kami paling bawah tidak bisa melawan kebijakan pimpinan. Kami belum bisa memberikan keputusan final hari ini. Terkait penghentian pekerjaan sementara selama belum dibayarkan UGR itu bukan wewenang kami, yang berwenang adalah BBWS, kami akan fasilitasi untuk bertemu dengan warga. Jadi kami minta masyarakat juga tahu ini kewenangan siapa, jangan semuanya dilimpahkan ke kami," lanjutnya.

Bendungan Bener sendiri digadang-gadang bakal menjadi bendungan tertinggi di Indonesia dengan ketinggian sekitar 159 meter, panjang timbunan 543 meter dan lebar bawah sekitar 290 meter. Untuk membangun bendungan tersebut, dibutuhkan sedikitnya 590 hektare lahan.

Realisasi mega proyek ini diperkirakan menghabiskan APBN sekitar Rp 4 triliun. Sedikitnya 8 desa di Kabupaten Purworejo akan terdampak langsung proyek tersebut, di mana 7 desa berada di Kecamatan Bener yakni Wadas, Bener, Kedung Loteng, Laris, Limbangan, Guntur, dan Karangsari, sedangkan 1 desa lainnya berada di Kecamatan Gebang yakni Desa Kemiri.


(sip/mbr)