Ribuan Ikan di Anak Sungai Bengawan Solo di Klaten Mati Mendadak

ADVERTISEMENT

Ribuan Ikan di Anak Sungai Bengawan Solo di Klaten Mati Mendadak

Achmad Syauqi - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 11:30 WIB
Ikan-ikan di Sungai Dengkeng Klaten mati mendadak, Kamis (9/8/2021).
Ikan-ikan di Sungai Dengkeng Klaten mati mendadak, Kamis (9/8/2021). (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Ribuan ikan dari berbagai jenis di aliran Sungai Dengkeng di Cawas, Klaten, Jateng mendadak mati. Warga menceritakan ikan-ikan di sungai itu diketahui mati sejak dua hari lalu.

"Baru dua hari ini ikan mati mendadak. Tidak tahu apa penyebabnya," ungkap seorang warga Kecamatan Cawas, Yatiman kepada detikcom di Sungai Dengkeng, Kamis (9/9/2021). Sungai Dengkeng adalah salah satu sungai utama dari klaten yang ujungnya masuk ke aliran Bengawan Solo.

Menurut Yatiman, warga tidak tahu penyebabnya kematian ikan-ikan itu. Menurutnya jumlah ikan yang mati di sungai sejak dua hari lalu mencapai ribuan ekor.

"Kalau ribuan ya ada, banyak kok. Tapi tidak diambil oleh warga sekitar karena sudah terlambat dan sudah basem (busuk)," kata Yatiman yang tinggal persis di tepi sungai.

Kejadian itu, ungkap Yatiman, baru kali pertama terjadi. Meskipun musim kemarau, biasanya tidak sebanyak kali ini ikan yang mati.

"Tahun-tahun lalu tidak ada. Kelihatannya kok hanya di sekitar bendungan saja ikan yang mati," lanjut Yatiman.

"Kalau melihat matinya sebagian kok bisa jadi obat. Tapi kita juga tidak tahu pastinya karena tidak lihat," imbuhnya.

Di sekitar lokasi, terang Yatiman, juga tidak ada pabrik atau gudang. Namun memang kadang ada saja warga dari luar daerah yang membuang sampah di sungai itu.

Warga lain, Sri Lestari, mengatakan baru kali ini ada ikan mati mendadak dalam jumlah yang banyak di sungai itu. "Kemarin-kemarin belum ada ya baru hari ini. Tahu tahu ikan sudah mati mengapung begitu," ungkap Sri kepada detikcom di lokasi yang sama hari ini.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya...

Saksikan video 'Fenomena Pladu, Ikan-ikan di Bengawan Solo Teler Gegara Tercemar Limbah Ciu':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT