Ganjar: Kita Cari Pencemar Bengawan Solo! Mereka Seakan Menantang Pemerintah

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 08:18 WIB
Ikan di Bengawan Solo teler gegara pencemaran ciu.
Warga berburu ikan teler karena keracunan limbah ciu di Bengawan Solo (Foto: Febrian Chandra/detikcom)
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menilai pencemaran limbah industri di Bengawan Solo sudah keterlaluan. Ia menganggap pelaku pencemaran seperti menantang pemerintah.

"Sudah di cek, langsung rapat virtual tadi dengan Kementerian LHK. Tentu saja tim lokal sudah turun, tim nasional juga turun, nanti kita akan proses. Kita akan cari," kata Ganjar di Rumah Dinas Puri Gedeh, Rabu (8/9/2021) malam.

Ganjar menyebut sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk kepolisian. Pelaku pencemaran yang diduga dari industri rumah tangga ciu itu dinilai menantang pemerintah karena pada penanganan sebelumnya sudah diberi peringatan.

"Kita sudah bicara, tidak boleh ada yang main-main. Rasa-rasanya mereka 'siluman' yang membuang itu memang menantang pemerintah. Menurut saya ini sudah kebangetan karena tidak hanya area di Blora, di Solo juga kena. Jadi sebenarnya ini yang hari ini coba kita cari," tegas Ganjar Pranowo.

Untuk diketahui, pencemaran Bengawan Solo cukup parah pernah terjadi tahun 2019 lalu. Sungai tersebut padahal menjadi air baku untuk kebutuhan air bersih warga Solo. Pencemaran memang kerap berulang ketika kemarau dan debit air berkurang.

Diberitakan sebelumnya, Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Solo menghentikan pengolahan air di Pos Semanggi, Pasar Kliwon, Solo pada Selasa (7/9) lalu. Hal ini terpaksa dilakukan karena air dari Bengawan Solo terindikasi pencemaran industri rumah tangga ciu.

Ganjar juga menyebutkan sudah langsung mengirimkan tim dari dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menelusuri peristiwa pencemaran tersebut. Dari laporan yang masuk air Bengawan Solo mulai menghitam sejak Senin (6/9) lalu

Hari ini Kamis (9/9/2021), PDAM Solo kembali menghentikan pengolahan air dari Bengawan Solo menyusul terjadinya pencemaran yang semakin parah sejak semalam. Penghentian operasional di pos Semanggi, Pasar Kliwon, Solo dilakukan sejak pukul 06.00 WIB hingga kondisi air sudah membaik.

Simak video 'Fenomena Pladu, Ikan-ikan di Bengawan Solo Teler Gegara Tercemar Limbah Ciu':

[Gambas:Video 20detik]



(alg/mbr)