Sejoli Remaja di Semarang Ternyata 'Jajakan' ABG Temannya Sendiri

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 07 Sep 2021 19:46 WIB
Ilustrasi perdagangan orang/prostitusi (Fuad Hashim/detikcom)
Foto: Ilustrasi perdagangan orang/prostitusi (Fuad Hashim/detikcom)
Semarang -

Jumlah ABG yang dijajakan pasangan sejoli pemuda berinisial D (19) dan kekasihnya K (16) di Kota Semarang, Jawa Tengah, bertambah menjadi tujuh orang. Ketujuh ABG yang dijajakan ke pria hidung belang itu ternyata teman salah satu tersangka.

Kepada polisi kedua sejoli itu mengaku sudah beraksi sekitar tiga bulan. Jumlah korban yang dirilis pada Senin (6/7) kemarin sebanyak 3 anak, dan hari ini disebutkan ada 7 anak.

"Ada 7 korban," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan di Mapolrestabes Semarang, Selasa (7/9/2021).

Donny mengungkap K bertugas mencari korban. Setelah ditelusuri, ternyata para korban merupakan teman-teman K yang diimingi pekerjaan.

"Korban itu temannya pacarnya (K), ditawari kerja. Korban rata-rata sudah tidak sekolah," ujar Donny.

Untuk diketahui, D dan K menjalankan bisnis prostitusi gadis di bawah umur untuk melayani pria hidung belang. Mereka sebelumnya beraksi di indekos kemudian merambah ke hotel.

Terbongkarnya praktik itu diawali ketika salah satu ibu korban mencari anaknya yang tidak kunjung pulang. Ibu itu melapor polisi dan ikut menelusuri. Pada tanggal 1 September 2021 lalu ibu ini menemukan anaknya di sebuah hotel.

"Mereka ini sebelumnya beraksi di kos-kosan, kemudian kemarin itu di hotel daerah Pedurungan," ujar Donny.

Sebelumnya, tersangka D mengaku mendapat bagian senilai Rp 50 ribu untuk setiap ABG yang dijajakannya ke pria hidung belang. Jasa para korban ditawarkan senilai ratusan ribu Rupiah.

"Sekitar Rp 100 ribu sampai Rp 250 ribu. Saya dapat Rp 50 ribu. Yang cari (korban) pacar saya. Ini di hotel baru kali ini, sebelumnya di kos. Ini baru dari 28 Agustus," ujar D di Mapolrestabes Semarang, kemarin.

Atas perbuatannya kedua sejoli itu dijerat pasal 761 Jo pasal 88 UU No 35 tahun 2004 tentang Perlindungan Anak.

(ams/rih)