Ini Profil Kedy Afandy yang Ditahan KPK Bersama Bupati Banjarnegara

Uje Hartono - detikNews
Sabtu, 04 Sep 2021 19:16 WIB
Bupati Banjarnegara saat ditahan KPK (Azhar-detikcom)
Foto: Bupati Banjarnegara saat ditahan KPK (Azhar-detikcom)
Banjarnegara -

KPK menetapkan dan menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang pada Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara tahun 2017-2018. Selain Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, KPK juga menahan Kedy Afandi sebagai tersangka.

Berdasarkan penelusuran detikcom, Kedy Afandi merupakan ketua tim sukses pasangan Budhi Sarwono-Syamsudin saat Pilkada Banjarnegara tahun 2017 lalu. Saat KPK melakukan penggeledahan di Banjarnegara, rumah Kedy Afandi yang berada di Desa Blambangan Kecamatan Bawang juga ikut diperiksa. Termasuk gudang yang tidak jauh dari rumahnya.

Kedy Afandi juga pernah aktif di partai politik. Ia sempat menduduki jabatan wakil ketua di DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Banjarnegara beberapa tahun lalu. Namun saat ini, yang bersangkutan sudah tidak aktif lagi.

Hal ini dibenarkan Plt Ketua DPC Banjarnegara, Edi Purwanto. "Aktif (di PPP) dulu pas bupatinya mau nyalon. Bahkan di kepengurusan sempat menjadi wakil ketua DPC," terangnya saat dihubungi detikcom, Sabtu 94/9/2021).

Namun, Edy menegaskan saat ini Kedy Afandi sudah tidak aktif lagi di partai. Termasuk saat Pemilu tahun 2019 lalu. Meskipun, secara lisan Kedy pernah mengatakan akan selamanya menjadi orang PPP.

"Setelah Pilkada tidak aktif lagi. Meskipun selalu menyampaikan bahwa 'aku sampai kapan pun tetap PPP'. Tetapi saat Pemilu kemarin sudah tidak aktif. Kalau secara keanggotaan masih tetapi secara kepengurusan tidak," jelasnya.

Untuk diketahui KPK menyebut Budhi Sarwono meraup Rp 2,1 miliar dalam kasus yang menjeratnya. Budhi telah ditahan bersama tersangka lainnya, Kedy Afandi.

"Setelah KPK melakukan penyelidikan, maka kita tentu menemukan adanya bukti permulaan cukup dan kita tingkatkan ke penyidikan, malam hari ini sampaikan rekan-rekan atas kerja keras tersebut, menetapkan dua tersangka antara lain BS yaitu Bupati Banjarnegara periode 2017-2022, tersangka kedua KA, pihak swasta," kata Ketua KPK, Firli Bahuri, Jumat (3/9).

Para tersangka diduga melanggar Pasal 12 huruf i serta pasal 12B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Firli mengatakan kedua tersangka dilakukan ditahan selama 20 hari ke depan. Budhi Sarwono ditahan di Rutan Kavling C1 dan Kedy Afandi di Rutan KPK Pomdam Jaya Guntur.

Simak video 'Bupati Banjarnegara Diduga Atur Lelang Proyek Libatkan Bisnis Keluarga':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)