Mensos Risma Janji Bangun Rusun Plus untuk Difabel-Lansia di Solo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 15:15 WIB
Mensos Tri Rismaharini bersama Gibran di Solo
Mensos Tri Rismaharini bersama Gibran di Solo. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Menteri Sosial Tri Rismaharini akan membangun rumah susun (rusun) sekaligus tempat pelatihan kerja untuk para difabel dan mitra binaan Kemensos di Solo. Rencananya, rusun itu akan mulai dibangun tahun depan.

Hal tersebut dia ungkap saat meresmikan Sentra Kreasi Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) Balai Besar Soeharso di Gedung RC Workshop Manahan, Solo. Rusun akan dibangun di belakang gedung tersebut.

"Di belakang (gedung), rencana saya bangun rusun 100 unit. Lantai 1 untuk yang disabilitas. Tarif per bulan Rp 10 ribu. Ini membantu. Tahun depan dilelang. Mereka bisa jualan di sini. Lansia kita latih urban farming, ternak ayam dan lele," kata Risma dalam sambutannya, Senin (30/8/2021).

Risma menjelaskan rusun tidak hanya dibangun di Solo.Total ada 6 blok yang akan dibangun di kota-kota besar, antara lain Medan, Palembang, Padang, Makassar.

"Bukan hanya Solo. Aku punyanya lahan di Solo. Kita kan nggak mungkin bangun rusun di awang-awang, jadi kita punya lahan di Solo. Yang besar di Bekasi, makanya di Bekasi tahun ini udah kita bangun. Jakarta kita punya lahan di Bambu Apus, kita bangun tahun ini. Itu lokasinya di balai-balai kita, bukan pengadaan lahan baru," ujarnya.

Risma mengatakan tujuan pembangunan rusun ialah agar mereka bisa memiliki tempat tinggal dan fokus untuk mencari penghasilan di dekat rumah mereka.

"Tujuannya agar mereka tidak keluar jika tidak punya pekerjaan. Karena kita lakukan treatment untuk bagaimana mereka bisa mengakses perekonomian. Jadi bukan sekadar rumah tetapi untuk menghindari mencari pekerjaan ke Jakarta supaya beban Jakarta tidak semakin berat. Kita ajarkan bekerja di dekat tempat asal mereka," katanya.

Rusun nantinya akan terintegrasi dengan Gedung RC Workshop yang kini digunakan sebagai Sentra Kreasi Atensi. Di sana, mitra binaan Kemensos diberi pelatihan serta modal agar bisa mengakses perekonomian.

Melalui kegiatan hari ini, Mensos menyalurkan bantuan berupa motor roda tiga niaga, mesin jahit, lemari pendingin untuk usaha sosis bakar dan pentol, tongkat penuntun adaptif, kursi roda elektrik, kaki palsu, bantuan kewirausahaan mi ayam, jus, tambal ba dan alat permainan edukatif.

Di gedung yang dinamai SKA eRCe Manahan itu juga menyediakan beberapa sentra kreasi, yakni koperasi, gerai batik dan handycraft, gerai penjahitan dan sablon, gerai oleh-oleh khas solo, kafe, tanaman hias dan hidroponik.

(mbr/sip)