Puluhan Ton Ikan Budi Daya di Waduk Kedungombo Sragen Mati Mendadak

Andika Tarmy - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 15:05 WIB
Puluhan ton ikan budidaya di Waduk Kedungombo, Sragen, mati mendadak, Senin (30/8/2021).
Puluhan ton ikan budi daya di Waduk Kedungombo, Sragen, mati mendadak, Senin (30/8/2021). (Foto: Andika Tarmy/detikcom)
Sragen -

Sebanyak sekitar 25 ton ikan budi daya milik petani karamba di Waduk Kedungombo, Sumberlawang, Sragen, Jawa Tengah, mati mendadak. Akibatnya petani menanggung kerugian hingga ratusan juta rupiah.

"Fenomena ikan mati terjadi berturut-turut sejak hari Kamis hingga Sabtu. Kemungkinan faktornya upwelling karena suhu akhir-akhir ini agak dingin," ujar Kepala Desa Ngargotirto, Sumadi, saat dihubungi detikcom, Senin (30/8/2021).

Sumadi menerangkan fenomena upwelling ini terjadi akibat perbedaan suhu bawah air dengan permukaan. Perbedaan suhu ini membuat air di dasar waduk tiba-tiba naik ke permukaan.

"Akibatnya ikan mati karena kekurangan oksigen. Saat ini baru kami lakukan pendataan, tapi perkiraan sekitar 25 ton ikan mati dari 25 petani," terangnya.

Akibat kejadian ini, petani karamba menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah. Pasalnya, ikan yang mati mayoritas ikan berusia siap jual.

"Kerugian sementara ratusan juta. Mayoritas ikan nila dan tombro," kata dia.

Para petani tak bisa berbuat banyak menghadapi fenomena ini. Mayoritas hanya menggeser karambanya untuk menjauhi lokasi air yang dilanda upwelling.

"Ya hanya bisa geser karamba. Tapi mulai hari ini sudah tidak ada yang mati," pungkasnya.

(sip/rih)