97 Santri-Pengurus Ponpes di Sleman Positif Corona

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 13:18 WIB
Corona Viruses against Dark Background
(Foto: Getty Images/loops7)
Sleman -

Kasus penularan virus Corona di pondok pesantren kembali ditemukan di Kabupaten Sleman, DIY. Total 97 orang santri dan pengurus Ponpes Bumi Cendekia, Tirtoadi, Mlati, Sleman, dinyatakan positif virus Corona atau COVID-19.

Panewu Mlati, Yakti Yudanto, mengatakan kasus ini bermula dari adanya 2 orang santri yang merasakan gejala. Pihaknya kemudian melakukan swab terhadap santri itu dan hasilnya positif.

"Ada 2 orang (santri) yang kita swab didapati positif," kata Yakti saat dihubungi wartawan, Senin (30/8/2021).

Dari temuan itu, pihaknya kemudian melakukan swab massal pada Senin (23/8). Hasilnya 84 orang positif. Kemudian, dilakukan lagi swab massal kedua dengan hasil 13 orang positif.

"Yang positif swab pertama Senin (23/8) 84 orang, kemudian swab kedua Jumat (27/8) 13 orang. Jumlahnya 97 terdiri dari pengasuh dan juga santri," urainya.

Santri dan pengasuh yang terkonfirmasi positif itu kemudian dievakuasi ke shelter. Sebagian juga ada yang menjalani isolasi mandiri.

"Yang swab gelombang pertama kami bawa ke shelter FIAT UGM, Berbah, Sleman. Kemudian yang gelombang kedua ke Wisma UNY, Ngemplak. Ada juga yang menjalani isolasi mandiri," jelasnya.

Dikatakan Yakti, sebagian santri dan pengasuh ponpes yang positif Corona mengalami gejala ringan. "Gejalanya ya batuk-batuk," katanya.

Untuk saat ini, proses tracing kasus penularan di Ponpes Bumi Cendekia dinyatakan telah selesai. Sementara untuk aktivitas ponpes, Yakti meminta agar tidak mengadakan aktivitas untuk sementara waktu.

"Tracing sudah selesai. Lalu kami sampaikan untuk tidak mengadakan kegiatan dan aktivitas," pungkasnya.

(mbr/ams)