Begini Gaya Sumanto Pemakan Mayat Saat Jalani Vaksinasi Corona

Vandi Romadhon - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 12:24 WIB
Sumanto saat diperiksa kesehatan jelang vaksinasi
Sumanto saat diperiksa kesehatan jelang vaksinasi. (Foto: Dok Puskesmas Karanganyar Purbalingga)
Purbalingga -

Masih ingat Sumanto? Pria asal Purbalingga, Jawa Tengah, yang pernah bikin gempar karena melakukan ritual memakan mayat. Kini Sumanto masih menjalani rehabilitasi mental. Namun, ada suasana menggelikan saat Sumanto ikut menjalani vaksinasi Corona.

Untuk meningkatkan herd immunity, sejumlah ODGJ di Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah menerima vaksin COVID-19. Tak terkecuali Sumanto yang saat ini masih menjalani perawatan di Panti Rehabilitasi Mental H Supono Mustajab Purbalingga.

"Hari Sabtu kemarin (28/8) bersama 26 ODGJ yang di rawat di Panti Rehabilitasi Mental H Supono Mustajab kami suntikan vaksin dosis pertama, salah satunya Sumanto," kata Kepala Puskesmas Karanganyar Dhiah Farida Ariyanti saat dihubungi detikcom, Senin (30/8/2021).

Menurutnya selama proses vaksinasi tidak ada kendala yang berarti, para ODGJ cenderung tenang sehingga seluruh target yang memenuhi syarat dapat disuntik vaksin.

"Alhamdulillah lancar, dari pihak Klinik Mustajab banyak membantu dalam pelaksanaannya, tidak ada yang ngamuk bahkan Sumanto senyum-senyum saja dan sangat tenang," katanya

Farida menjelaskan vaksin yang diterima Sumanto adalah Sinopharm, sesuai aturan Sumanto akan disuntik dosis kedua 21 hari dari suntikan dosis pertama.

"Kami berikan Sinopharm, sebetulnya target di Mustajab ada 45 ODGJ tapi belum bisa tersuntik semua karena ada yang remaja dan kondisinya belum stabil," jelasnya

Dirinya menambahkan sampai saat ini dalam catatannya belum ada kasus COVID-19 di tempat Sumanto menjalani perawatan. Namun menurutnya dalam rangka mewujudkan herd immunity, seluruh masyarakat termasuk ODGJ wajib mendapat vaksin.

"Semoga dengan vaksinasi itu segera tercapai herd immunity, langkah kami memberikan vaksinasi kepada Sumanto dan teman-temannya di panti rehabilitasi sebagai antisipasi agar semua aman dari virus Corona," tutupnya.

Lihat juga video 'Apakah Vaksin Covid-19 Dapat Mencegah Badai Sitokin?':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya...