Terpopuler Sepekan

6 Fakta #LombaDibungkam, Gejayan Memanggil Sentil Aksi Aparat Hapus Mural

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Sabtu, 28 Agu 2021 10:06 WIB
Lomba mural Gejayan Memanggil sebagai bentuk respon kondisi sosial terus bermunculan di Yogyakarta. Ini salah satunya!
Mural Gejayan Memanggil Mejeng di Simpang Empat Gayam, Yogyakarta. (Foto: Pius Erlangga/detikcom)
Yogyakarta -

Gejayan Memanggil membuat sindiran ke aparat dengan mengadakan lomba mural dengan tajuk #LombaDibungkam. Puluhan mural disebut telah ikut serta, beberapa di antaranya sudah dihapus aparat. Berikut sejumlah fakta yang terhimpun hingga saat ini.

1. Banyak seniman luar Yogyakarta ikut berpartisipasi

Mimin muralis yang meminta identitasnya disembunyikan mengatakan lomba ini sejak diumumkan pertama kali di Instagram @gejayanmemanggil Senin (23/8) lalu.

"Sudah puluhan (yang ikut berpartisipasi). Dari Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jakarta, luar Jakarta dan (masih ada) proses. Di Yogyakarta juga ada," kata Mimim muralis kepada wartawan melalui Direct Message Instagram, Rabu (25/8).

2. Karya mural diunggah lewat akun media sosial peserta

Gejayan Memanggil menyampaikan para peserta bisa mengikuti lomba dengan karya yang diunggah di akun masing-masing peserta. Kemudian peserta harus mengirimkan pesan konfirmasi via Direct Message dengan kode 'Lomba Dibungkam'.

3. Mural yang cepat dihapus aparat dapat nilai lebih

Dijelaskan Mimin, karya seni yang masuk akan diseleksi oleh tim dewan juri dengan syarat keberanian konten, menggambarkan semangat perlawanan, diapresiasi rakyat, dan tidak mengandung unsur SARA. Karya yang berhasil cepat dihapus oleh aparat menjadi nilai lebih bagi penilaian juri.

"Kriteria lain aparat merespons cepat untuk menghapus hasil karya mural peserta. Sebab penghapusan mural oleh aparat menjadi nilai lebih bagi penilaian juri untuk setiap karya yang akan ditetapkan sebagai pemenang," ungkapnya.

"Nah dengan adanya penghapusan mural tersebut bagi kami itu nilai penting karena mungkin muatannya sangat bermakna untuk rakyat hingga perlu disensor oleh negara," kata Mimin.

4. Lokasi mural juga jadi bahan penilaian

Selain kecepatan aparat untuk menghapus mural, tim juri juga menilai soal lokasi mural tersebut.

"Lokasinya terserah tapi dilihat dari strategisnya. Tempat paling strategis juga mendapat nilai lebih," jelasnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya...