Sang Saka Raksasa Berkibar Gagah di Lereng Gunung Merapi

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Selasa, 17 Agu 2021 11:42 WIB
Bendera raksasa berkibar di lereng Gunung Merapi
Bendera raksasa berkibar di lereng Gunung Merapi. (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Berlatar belakang puncak Gunung Merapi, bendera merah putih raksasa berukuran 9x6 meter tampak gagah berkibar di tiang setinggi 17 meter. Warga Cangkringan, Sleman, menggelar upacara pengibaran bendera merah putih berukuran raksasa di Bukit Klangon, Glagaharjo.

Pesertanya dibatasi karena pandemi. Hanya perangkat Kalurahan Glagaharjo, TNI, Polri dan beberapa komunitas masyarakat.

"Ini salah satu kegiatan rutin, di sini sudah 4 kali pengibaran bendera. Sebelumnya menyongsong kemerdekaan sekarang pengibaran tanggal 17 Agustus," kata Lurah Glagaharjo Suroto, Selasa (17/8/2021).

Dipilihnya Bukit Klangon yang berjarak sekitar 4 kilometer dari puncak Merapi sebagai lokasi upacara bukan tanpa alasan. Suroto menyebut wilayah Cangkringan pernah terjadi peristiwa bersejarah.

"Di sini ada pertempuran yang sejarahnya dulu di Kali Bebeng di situ untuk singgah dari para tentara Jepang. Kemudian di sini ada pertempuran antara Jepang dan pejuang Indonesia dan yang menang dari Indonesia," ungkapnya.

Selain itu, di kawasan Bukit Klangon terdapat sisa-sisa peninggalan sejarah. Yakni adanya beberapa goa Jepang.

"Di sisi barat Bukit Klangon itu ada tinggalan goa Jepang. Dulu ada 5 sekarang tinggal 4 karena yang 1 terkubur erupsi Merapi 2010," bebernya.

Bendera raksasa berkibar di lereng Gunung MerapiBendera raksasa berkibar di lereng Gunung Merapi (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)

Menurut Suroto, lokasi pengibaran bendera merah putih ini berjarak 4 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Saat pengibaran, terpantau beberapa kali guguran lava dan bahkan ada luncuran awan panas.

"4 kilometer dari puncak dan alhamdulillah lancar. Tadi ada luncuran tapi ada ke barat, sementara di sini wilayah selatan aman," katanya.

Ia pun berharap dengan peringatan kemerdekaan RI ini nanti warga Cangkringan khususnya warga Glagaharjo bisa tangguh dan tumbuh baik.

"Tangguh dan tumbuh dalam perdagangannya maupun sektor wisatanya yang merupakan aset yang sedang kita giatkan di wilayah Cangkringan," pungkasnya.

(mbr/mbr)