Viral Pria Diduga Mendaki Gunung Merapi Saat Status Siaga

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Senin, 16 Agu 2021 21:38 WIB
Foto pria diduga nekat mendaki Gunung Merapi saat berstatus Siaga viral di media sosial.
Foto pria diduga nekat mendaki Gunung Merapi saat berstatus Siaga viral di media sosial. (Foto: Tangkapan layar akun medsos)
Yogyakarta -

Foto pria diduga nekat mendaki Gunung Merapi saat berstatus Siaga viral di media sosial. Hal ini terungkap setelah dibagikan akun Instagram @merapi_uncover.

"Padahal Pendakian Merapi masih tutup, selain PPKM, status aktivitas Merapi juga siaga ataukah ini foto lama yg di edit?," tulis @merapi_uncover seperti dilihat detikcom, Senin (16/8/2021).

Dalam postingannya, akun ini membagikan foto seorang pria. Ia tampak mengenakan kacamata berwarna kuning dan masker.

Dalam foto itu juga menjelaskan dirinya mendaki Gunung Merapi pada Minggu, 15 Agustus 2021. Ia juga menjelaskan situasi sepi dan terdengar gemuruh dari puncak Merapi.

Penjelasan Balai TNGM

Dikonfirmasi terpisah, pihak Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) merespons viralnya foto pria yang diduga mendaki ke Gunung Merapi saat status gunung Siaga.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha BTNGM, Akhmadi, menjelaskan bahwa sampai saat ini, pihaknya sudah melarang adanya pendakian ke Gunung Merapi.

"Sudah kami sampaikan di tiap media sosial bahwa pendakian dilarang. Kami juga melakukan patroli dan juga melaksanakan pengamanan jalur sejak 9 Agustus lalu sampai hari ini," terang Akhmadi dihubungi wartawan, Senin (16/8/2021).

Ia juga memastikan bahwa jalur Selo, Kabupaten Boyolali; Jalur Sapuangin, Kabupaten Klaten dan Jalur Kinahrejo, Kabupaten Sleman, bukanlah jalur pendakian. Sehingga tidak mungkin ada pendaki melewati jalur itu.

Akhmadi mengatakan pihaknya meragukan keaslian pengambilan gambar foto itu. Namun, jika melihat sekilas, titik pengambilan gambar dipastikan di Pasar Bubrah.

"Kalau dari foto sekilas background-nya Pasar Bubrah, Gunung Merapi lah. Kemudian kalau keasliannya kami tidak bisa menentukan tapi yang kami amati ini sesuai dengan pengamatan dari kondisi puncak kemudian ada rumput dan bebatuan kami menilai dari perbandingan itu diambil bukan di saat sekarang," ungkapnya.

Akhmadi mengungkapkan, ia juga telah mendapatkan foto dokumentasi dari BPPTKG terkait kondisi puncak Merapi. Menurutnya, dari perbandingan foto, kondisi puncak Merapi dalam satu bulan terakhir tidak seperti yang nampak dalam foto.

"Kondisi puncak sekarang satu bulan terakhir tidak seperti itu," sebutnya.

"Padahal saat ini hampir tidak ada rumput karena erupsi yang sering terjadi akhir ini. Kemudian kondisi puncak jauh berbeda dengan kondisi puncak saat ini," sambungnya.

Lebih lanjut, Akhmadi mengatakan kondisi bebatuan juga berbeda dengan kondisi saat ini.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...