Terpopuler Sepekan

Heboh Teror Bau Busuk di Sejumlah Desa Sepanjang Jalan Yogya-Solo

Achmad Syauqi - detikNews
Minggu, 15 Agu 2021 09:52 WIB
drum sumber bau busuk di klaten
Drum sumber bau busuk di Klaten (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Warga di sejumlah desa di sepanjang tepi Jalan Yogya-Solo, yakni di Kecamatan Delanggu, Kecamatan Ceper dan Juwiring, Klaten, Jawa Tengah, digegerkan bau busuk menyengat. Bau menyengat menyerupai gas LPG bocor itu tercium dan dikeluhkan warga.

"Katanya mulai tercium Selasa (10/8) siang. Tapi saya belum di rumah waktu itu tapi sampai sore dan malam semakin menyengat saat saya pulang," ujar warga Dusun Kepoh, Desa Bowan, Kecamatan Delanggu, Sri Widodo kepada detikcom, Rabu (11/8/2021).

Sri Widodo mengatakan bau tersebut sangat menyengat di beberapa titik lokasi mulai simpang tiga Desa Kuncen, Kecamatan Ceper. Bahkan ada warga yang merasa pusing setelah mencium bau tersebut.

"Di sekitar traffic light (lampu merah) Kepoh bau menyengat bahkan sampai ada yang pusing. Tidak tahu itu bau apa, tapi baunya mirip bau gas," terang Sri Widodo.

Hal senada juga disampaikan warga lainnya, Rivai. Rivai juga mengeluhkan bau busuk di beberapa desa di Kecamatan Juwiring, utara Kecamatan Delanggu, bahkan warga sempat takut gas di rumahnya bocor.

"Warga yang lapor ke saya ada dari Mrisen, Pundungan, Bakungan dan desa lain di Kecamatan Juwiring. Sempat dikira gas LPG di rumah sehingga gas rumah dibawa keluar karena takut," jelas Rivai kepada detikcom.

Keluhan soal bau menyengat tersebut juga viral di sejumlah media sosial, seperti beberapa grup Facebook, Instagram dan Twitter Klaten. Keluhan bau menyengat ini pun akhirnya ditangani polisi.

Tim identifikasi Sat Reskrim Polres lalu mendatangi pabrik pengecoran logam CV BT di Desa Kuncen Kecamatan Ceper dan mengambil sampel cairan yang tersisa.

"Kita mintai keterangan tadi itu lima orang saksi. Tim identifikasi tadi ke lokasi ambil sampel," ungkap Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Andriansyah Rithas Hasibuan, kepada detikcom.

Dari keterangan sementara itu, terungkap sumber bau menyengat berasal dari drum bekas yang bakal dilebur oleh pabrik. Polisi pun menelusuri asal muasal drum bekas yang berbau menyengat itu.

"Itu kan drum bekas mau dilebur. Jadi asalnya dari mana itu nanti juga kita telusuri," terang Andriansyah.

Sampel drum bekas itu pun lalu diteliti ke laboratorium untuk dicek. Sementara itu, karyawan pabrik, Wiyadi menyebut setelah menyebabkan bau busuk,, drum bekas itu akan dikembalikan ke pemasok.

"Kita juga tidak tahu apa isinya, apa kandungannya. Drum itu mau kita lebur dan kita cor," jelas Wiyadi kepada detikcom di lokasi.


Berikutnya DLHK Klaten ungkap sumber bau dari drum bekas itu...

Tonton juga Video: Dalam Seminggu, 215 Pasien Isoman Covid-19 di Yogya Meninggal Dunia

[Gambas:Video 20detik]