5 Orang Diperiksa Terkait Polusi Bau Busuk Sepanjang Jalan Yogya-Solo

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 11 Agu 2021 14:56 WIB
drum sumber bau busuk di klaten
Drum-drum sumber bau busuk di Klaten. (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Satuan Reskrim Polres Klaten turun tangan menyelidiki penyebaran bau busuk di sepanjang jalan Yogya-Solo di Klaten. Selain mengambil sampel cairan di lokasi, penyidik meminta keterangan lima orang saksi.

"Kita mintai keterangan tadi itu lima orang saksi. Tim identifikasi tadi ke lokasi ambil sampel," ungkap Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Andriansyah Rithas Hasibuan, kepada detikcom, Rabu (11/8/2021) siang.

Dari permintaan keterangan sementara, kata Andriansyah, bau itu berasal dari drum bekas yang akan dilebur pabrik. Penyidik akan menelusuri asal drum tersebut. "Itu kan drum bekas mau dilebur. Jadi asalnya dari mana itu nanti juga kita telusuri," terang Andriansyah.

Sejauh ini, imbuh Andriansyah, belum bisa dipastikan apakah itu limbah berbahaya atau tidak. Nantinya akan diketahui dari pemeriksaan laboratorium.

"Itu (berbahaya atau tidak) nanti setelah pemeriksaan laboratorium. Nanti kita pemeriksaan laboratorium dulu, drum itu kan drum bekas," papar Andriansyah.

Warga Dusun Jetis, Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Wito mengatakan bau busuk itu kini menyebar sampai ke dusunnya. Warga mengira tabung gas di rumah bocor.

"Ini warga banyak bertanya bau apa, dikira gas di rumah bocor. Padahal desa saya dan Desa Kuncen itu dipisah sungai tapi juga bau," kata Wito kepada detikcom.

Rizal, pemilik kios pulsa di depan gudang CV BT tempat menampung drum mengatakan bau zat kimia itu mulai tercium Selasa (10/8) siang. Dampak bagi warga hanya pusing dan mual.

"Dampaknya ya pusing mual. Karyawan saya minta libur, kalau saya cuma mual saja tidak sampai muntah," papar Rizal kepada detikcom.

Menurut Rizal, pabrik cor di depan kiosnya itu biasa menerima barang bekas , termasuk drum untuk dilebur. Tapi yang berupa drum bau busuk kimia baru sekali.

"Baru sekali ini selama saya di sini. Biasanya drum bekas tidak berbau, ini kesalahan supplier yang mengirim," sebut Rizal.

Sebelumnya diberitakan, tim identifikasi Polres Klaten mendatangi pabrik pengecoran logam CV BT di Desa Kuncen, Kecamatan Ceper untuk menyelidiki sumber bau busuk menyebar di beberapa desa di sepanjang jalan raya Yogya-Solo di Klaten, Jateng. Ternyata sumber bau adalah cairan di dalam drum-drum kiriman dari Jakarta yang akan dilebur.

(mbr/mbr)