Petugas Berompi KPK Bawa 2 Koper Hitam dari Kantor Bupati Banjarnegara

Uje Hartono - detikNews
Selasa, 10 Agu 2021 14:17 WIB
Suasana kantor Bupati Banjarnegara dijaga ketat polisi bersenjata, Selasa (10/8/2021).
Suasana kantor Bupati Banjarnegara saat dijaga ketat polisi bersenjata, Selasa (10/8/2021). (Foto: Uje Hartono/detikcom)
Banjarnegara -

Rumah dinas dan kantor Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono tampak dijaga ketat polisi bersenjata hari ini. Pantauan di kantor Bupati Banjarnegara tampak ada petugas berompi krem dengan tulisan KPK meninggalkan lokasi tersebut siang ini.

Petugas tersebut tampak meninggalkan rumah dinas dan kantor Bupati Banjarnegara pada sekitar pukul 13.15 WIB siang tadi. Awalnya, petugas-petugas itu keluar dari kantor Bupati Banjarnegara dengan membawa dua koper berwarna hitam.

Selanjutnya selang 10 menit kemudian, petugas bermobil tampak keluar dari rumah dinas Bupati Banjarnegara. Jarak antara rumah dinas dan kantor Bupati Banjarnegara berdekatan hanya sekitar 100 meter.

Setelah tim tersebut meninggalkan rumah dinas dan kantor Bupati Banjarnegara, disusul petugas polisi yang sebelumnya berjaga juga meninggalkan lokasi. Saat ini, pintu gerbang kompleks kantor Bupati Banjarnegara sudah kembali dibuka. Namun, gerbang rumah dinas bupati Banjarnegara masih ditutup.

Diberitakan sebelumnya, KPK sedang mengusut dugaan kasus korupsi di Dinas PUPR Banjarnegara. KPK mengungkap telah menggeledah dua lokasi terkait kasus ini. Dua lokasi itu yakni Dinas PUPR Pemda Banjarnegara dan kantor PT BR yang terletak di kompleks rumah pribadi Bupati Banjarnegara di Jalan DI Panjaitan.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengungkap hasil dari penggeledahan tersebut yakni ditemukannya dokumen dan barang elektronik yang diduga terkait dengan perkara.

KPK akan menganalisis dokumen dan barang elektronik yang disita. Barang-barang yang disita tersebut diperlukan untuk melengkapi berkas kasus.

"Bukti-bukti tersebut, akan dianalisa lebih lanjut dan dilakukan penyitaan untuk melengkapi pembuktian berkas perkara dimaksud," ucap Ali kepada wartawan hari ini.

(sip/mbr)