Waspada Lur! Beredar Penipuan Order Makanan Catut Nama Koramil di Kudus

Dian Utoro Aji - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 15:43 WIB
Pesan peringatan untuk waspada terhadap order fiktif catut koramil di Kudus
Pesan peringatan untuk waspada terhadap order fiktif catut koramil di Kudus (Foto: dok. Istimewa )
Kudus -

Sebuah postingan tentang waspada penipuan mengatasnamakan koramil di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah beredar di media sosial. Modusnya pelaku memesan makan di rumah makan namun tidak dibayar.

Pesan tersebut ramai beredar di sejumlah grup media sosial WhatsApp. Pesan itu berisi imbauan terhadap oknum yang mengatasnamakan koramil yang tidak membayar makanan yang dipesan. Selain itu, oknum tersebut meminta dibelikan pulsa.

"Maaf ini saya mau berbagi info, biar gak ada korban penipuan lagi, apa lagi yang nipu bawa-bawa nama koramil. Itu modusnya dia pesan makan bayarnya ditransfer terus dilebih suruh belikan pulsa, tapi uangnya belum ada masuk. Warung WM Bebek Muria kak di Dersalam (Kecamatan Bae, Kudus)," demikian bunyi pesan tersebut seperti dilihat detikcom, Senin (26/7/2021).

Dandim 0722/Kudus Letkol Kav Indarto saat dimintai konfirmasi mengaku sudah melakukan klarifikasi ke pihak rumah makan. Menurutnya terduga pelaku merupakan pensiunan anggota TNI.

"Itu sudah dijelaskan, sudah diklarifikasi itu orang yang sudah pensiun (pensiunan anggota TNI) yang mengatasnamakan (mengatasnamakan Koramil). Kita cek kita tidak pernah (pesan makan di warung), kita cek klarifikasi ke warungnya," jelas Indarto ditemui selepas pembagian bansos di Kudus, hari ini.

Indarto mengaku masih memeriksa oknum pensiunan TNI yang diduga memesan makanan tanpa membayar itu. Pihaknya masih mendalami motif dan maksud pelaku melakukan perbuatan tersebut.

"Tindakan ada orangnya segera selesaikan, maunya apa. Kalau niatnya baik kita arahkan baik, tapi kalau memang mereka artinya ini kita polres," jelas Indarto.

"Sudah tidak ada lagi (kasus pencatutan nama koramil), baru itu," sambung dia.

Indarto mengimbau kepada warga agar berhati-hati saat mendapatkan pesanan yang mengatasnamakan koramil. Dia meminta untuk melakukan kroscek terlebih dahulu.

"Imbauan hati-hati mengatasnamakan koramil. Kalau ada pesan atas nama koramil kita cek, dicek dulu kalau tidak jangan. Kalau dibayar ya, kalau tidak kan masalah," pungkas dia.

(ams/mbr)