Punya Bobot 1 Ton, Ini Dia Penampakan Sapi Kurban Jokowi di Rembang

Arif Syaefudin - detikNews
Senin, 19 Jul 2021 12:54 WIB
Rembang -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeli sapi kurban di Rembang, Jawa Tengah seberat 1.004 kg. Sapi berjenis peranakan ongole ini dibeli dari Kepala Desa Sendangagung, Kecamatan Kaliori, Inayah.

Inayah menuturkan sapi miliknya itu dibeli Jokowi melalui Dinas Peternakan seharga puluhan juta Rupiah.

"Jadi melalui Dinas Peternakan Rembang. Diusulkan, kemudian dapat harganya, transaksi disepakati. Dibeli sama Pak Jokowi, awalnya buka harga 100 juta, deal harga Rp 90 juta," terang Inayah saat di kediamannya, Senin (19/7/2021).

Inayah menyebut sapi peranakan ongole itu memiliki bobot lebih dari satu ton. Sapi kurban Jokowi itu nantinya akan dikirim ke Kabupaten Grobogan untuk disembelih di salah satu masjid yang telah ditunjuk.

"Awalnya kan dari dinas ada kunjungan ke sini, untuk hewan kurban Pak Jokowi. Dilihat sapi saya ini tertarik, awalnya bobot 850 kilogram. Sekarang bisa 1 ton," cerita dia.

Sapi kurban Jokowi di Rembang berbobot 1.004 kg berjenis peranakan ongoleSapi kurban Jokowi di Rembang berbobot 1.004 kg berjenis peranakan ongole Foto: Arif Syaefudin/detikcom

Kasi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, drh Ahyuni Indahwati menyebut sapi kurban dari Inayah tersebut dipastikan telah lulus standar kesehatan.

"Kita periksa, yang awalnya dari 600 kilogram, kita bantu program penggemukan akhirnya bisa tembus 1 ton. Kita periksa semuanya, sampai fesesnya, dinyatakan bebas cacing, sehingga lolos," tutur Ahyuni.

Ahyuni menambahkan ada tiga sapi kurban yang dibeli Jokowi di Jawa Tengah. Dari ketiga sapi kurban Jokowi di Jateng itu, sapi milik Inayah menjadi yang tergemuk.

"Di Jawa Tengah ada 3 sapi yang dibeli oleh Pak Jokowi. Sapi ini menjadi yang terbaik, di antara ketiga sapi ini. Yang paling gemuk di antara yang lain," pungkasnya.


Sapi Kurban Ditawar Mahal, Inayah Pilih Dibeli Jokowi

Di sisi lain, pemilik sapi kurban yang dibeli Jokowi mengaku sapi itu sempat ditawar lebih mahal. Namun, dia akhirnya memilih menjual sapi kurban itu kepada Jokowi.

"Ada pengusaha kapal yang menawar Rp 95 juta, tapi gak saya lepas. Ada lagi yang nawar di atas Rp 100 juta, juga nggak saya lepas. Karena memang dibeli Pak Jokowi, ada kebanggaan sendiri begitu," terang Inayah.

Inayah pun mengaku tak kecewa meski sapi kurban miliknya dibeli Jokowi dengan harga lebih murah daripada penawaran lainnya. Sebab, dia mengaku bangga sapi yang sempat dia rawat selama tiga tahun itu dibeli Jokowi.

"Pak Jokowi walaupun ada selisih harga, tapi merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Banyak yang nawar, dan yang nawar pasti lebih tinggi harganya. Tetap tidak saya lepas," cetusnya.

Inayah menyebut sapi kurban berjenis ongole itu dia pelihara dengan pakan khusus. Dia membeli sapi itu sejak usia setahun di salah satu pasar hewan.

"Udah 3 tahun saya rawat, beli di pasar mana lupa saya. Waktu itu usianya 1 tahun. Perawatannya memang khusus, sapi ini saya kasih konsentrat, polar, sama dikasih kedelai. Lebih ke makanannya yang khusus," katanya.

(ams/mbr)