Positif Corona, Gibran: Saya Masih Kerja 24 Jam untuk Warga Solo

Ari Purnomo - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 21:05 WIB
Solo -

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut tetap bekerja normal meski positif virus Corona atau COVID-19. Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu tetap bekerja 24 jam untuk warga Solo.

"Namanya pelayanan publik tidak boleh putus, saya juga masih bekerja 24 jam untuk warga Solo, yang namanya publik tidak boleh putus," ujar Gibran saat jumpa pers melalui Zoom, Rabu (14/7/2021).

Gibran mengakui kondisinya masih sehat dan tidak mengalami gejala berat. Tetapi untuk beberapa pekerjaan, dirinya sudah mendelegasikannya kepada Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa.

"Saya sehat, beraktivitas biasa saya masih memonitor pekerja dari jauh, dan sudah saya tugaskan kepada pak Wakil Wali Kota dan Sekda (Ahyani)," jelasnya.

Menurutnya, dia tetap bekerja seperti biasa melalui daring, termasuk mengikuti rapat bersama dengan pejabat dari pemerintah pusat.

"Selama saya dalam masa isolasi saya masih bekerja seperti biasa, pekerjaan, nota dinas masih saya jalankan semua. Saya juga masih aktif setiap hari memimpin rapat via Zoom, koordinasi kepala OPD," kata dia.

"Jumat rapat paripurna Zoom. Ya semoga diizinkan oleh ketua DPRD untuk membacakan nota penjelasan via Zoom. Tiap pagi saya berkoordinasi dengan provinsi dengan pusat, tadi pagi saya juga masih mengikuti rapat dengan pak Luhut, Menkes, Men PUPR," sambungnya.

Sedangkan untuk agenda kegiatan yang mengharuskan hadir langsung, Gibran sudah mendelegasikan kepada wakil wali kota. Termasuk melakukan peninjauan di tempat-tempat rawan virus Corona seperti di rumah sakit, tempat karantina dan juga di lokasi vaksinasi.

"Pak Wakil (Wakil Wali Kota), Sekda, beliau berdua akan lebih aktif turun ke lokasi yang rawan yang saya sebutkan tadi," ungkapnya.

Pada kesempatan berbeda, Sekda Kota Solo, Ahyani, mengatakan bahwa kondisi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang terpapar virus Corona tidak akan mengganggu kinerja pemerintahan.

"Tidak mengganggu, karena masih bisa dilakukan secara daring," kata Ahyani.

(rih/mbr)