BOR RS Corona Boyolali Hari Ini Capai 89%

Ragil Ajiyanto - detikNews
Senin, 12 Jul 2021 15:45 WIB
Boyolali -

Bupati Boyolali, Mohammad Said Hidayat, menyatakan keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit di wilayah Boyolali untuk pasien Corona atau COVID-19, mencapai 89 persen. Dari 369 tempat tidur, saat ini masih tersisa 41.

"Untuk ketersediaan kamar di rumah sakit sampai hari ini saya kira masih tercukupi. Kalau dalam hitungan prosentase, 89 persen yang ditempati. Artinya dari 369 tempat tidur, kurang lebih 328 yang ditempati," ungkap Mohammad Said Hidayat kepada para wartawan usai mengikuti rapat Paripurna penyampaikan Ranperda di Gedung DPRD Boyolali, Senin (12/7/2021).

"Kita terus berdoa, semoga kamar-kamar yang ditempati ini segera terus berkurang. Artinya masyarakat semakin sehat, tersembuhkan dan dapat berkumpul dalam situasi yang normal secara keseluruhan," kata Said.

Said juga mengaku, kasus COVID-19 di Boyolali memang terus meningkat. Namun, tingkat kesembuhan juga mengalami kenaikan.

"Tidak bisa kita pungkiri bahwa di Kabupaten Boyolali ini (kasus COVID-19) juga terus ada peningkatan. Tapi syukur alhamdulillah, dua hari terakhir ini mulai tanggal 10 dan tanggal 11 Juli, peningkatan jumlah kesembuhan ini juga sudah menunjukkan peningkatan yang begitu baik," terang dia.

Dia memaparkan data pada tanggal 10 Juli 2021 terdapat kurang lebih 844 pasien Corona di Boyolali yang dinyatakan sembuh. Kemudian pada tanggal 11 Juli, ada sekitar 458 pasien Corona yang juga dinyatakan telah sembuh.

"Kita syukuri. Akan tetapi kita harus terus hadir bersama-sama, sehingga penekanan untuk COVID-19, benar-benar dapat kita tekan secara bersama," ujar Said.

Said mengingatkan protokol kesehatan harus terus ditaati. Selain itu dia juga menilai ketaatan masyarakat dalam gerakan Minggu di rumah saja, juga terus meningkat.

"Pada pelaksanaan Boyolali Minggu di rumah saja yang ketiga kemarin, tanggal 11 Juli, ini kita pantau, kita evaluasi di 22 kecamatan berjalan dengan baik, tertib dan ada peningkatan dari minggu-minggu sebelumnya," jelasnya.

Ruang Perawatan Pasien OTG COVID Ditambah

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19, Pemkab Boyolali menambah ruangan perawatan bagi pasien tanpa gejala (OTG). Ruang perawatan baru ini ditempatkan di Gedung PGRI di Singkil, Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali Kota, difungsikan sebagai tempat isolasi terpusat. Gedung ini diberi nama Tempat Isolasi Brotowali 3.

"Rencana besok sudah bisa menerima pasien. Brotowali 3 ini digunakan untuk pelayanan pasien COVID yang tanpa gejala, jadi nanti diharapkan yang tidak memerlukan infus ataupun oksigen," terang kata Kabid Pelayanan RSUD Pandan Arang Boyolali, dr Astrid Fitrian Purwandari, di sela cek persiapan isolasi terpusat di Gedung PGRI Singkil, hari ini.

Tempat Isolasi Terpusat Brotowali 3 ini berkapasitas 60 tempat tidur. Rencananya jumlah bed akan ditambah lagi sebanyak 27 tempat tidur, sehingga total menjadi 87 tempat tidur.

Pihaknya juga telah merekrut relawan yang bertugas di Tempat Isolasi Brotowali 3. Para relawan ini terdiri dari perawat, asisten apoteker, ahli gizi, pramusaji, cleaning service, instalasi pemeliharaan sarana rumah sakit, sopir dan perekam medik.

"Relawan juga didukung dari pegawai Puskesmas di Kabupaten Boyolali untuk perawat maupun asisten apotekernya," kata dia.

Sementara itu dari pantauan detikcom, berdasarkan website resmi Dinas Kesehatan Boyolali, pertambahan jumlah kasus baru Corona di Boyolali dalam beberapa hari terakhir berkisar di angka 400-an. Berdasarkan update hari ini pukul 13.52 WIB, terdapat tambahan kasus baru sebanyak 421. Jumlah kasus aktif per hari ini ada 3.868, terdiri 342 pasien dirawat dan 3.526 pasien menjalani isolasi mandiri.

(sip/ams)