Stok Oksigen RS Bhina Bhakti Husada Rembang Menipis

Arif Syaefudin - detikNews
Kamis, 01 Jul 2021 11:13 WIB
Stok oksigen di RS Bhina Bhakti Rembang menipis, Rembang, Kamis (1/7/2021).
Petugas RS Bhina menyortir stok gas oksigen. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Rumah Sakit (RS) Bhina Bhakti Husada Rembang, Jawa Tengah mengakui saat ini stok oksigen mulai menipis. Kondisi ini karena jumlah penggunaan yang cukup tinggi tapi stok dari pemasok kurang.

Humas RS Bhina Bhakti Husada, Jatnika Utama, menyebut, pihak rumah sakit hingga kini masih mengupayakan yang terbaik untuk pasien. Ia pun menjamin oksigen akan tetap ada untuk para pasien yang sedang dirawat.

"Untuk ketersediaan di RS Bhina saat ini kami upayakan yang terbaik untuk pasien. Artinya memang ketersediaannya (oksigen) menipis. Karena kebetulan kasus langkanya oksigen itu nampaknya juga terjadi merata di seluruh Jawa Tengah," terang Jatnika ditemui detikcom, Kamis (1/7/2021).

Dia menyebut kapasitas yang dimiliki rumah sakit tempatnya bertugas berkisar 3.000 liter liquid oksigen. Sementara yang harus digunakan dalam sehari mencapai lebih kurang 50 tangki untuk para pasien utamanya dalam perawatan COVID-19.

"Upaya sudah kita lakukan dengan menghubungi supplier gas medis, kemudian menambah supplier kemudian menghubungi langsung dengan beberapa perusahaan. Insyaallah hari ini sudah datang," jelasnya.

Jatnika juga menjelaskan terkait keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) isolasi pasien Corona RS Bhina saat ini mencapai lebih dari 80 persen. Dari sebanyak 60 tempat tidur isolasi yang ada, 55 di antaranya sudah pasien.

"Untuk menyiasatinya kami kemudian menambah pelayanan home care. Artinya pasien dengan gejala ringan, tetap melakukan isolasi mandiri di rumah. Tim medis kami akan melakukan visit berkala setiap hari, memantau dan memasok kebutuhan medis dan gizi dari pasien tersebut. Tapi jika memang gejalanya cukup berat, memang harus dirawat secara langsung di sini," imbuhnya.

Berdasarkan data satgas COVID-19 Kabupaten Rembang, pada hari ini tercatat ada 736 kasus aktif Corona dengan rincian 240 pasien simtomatik, dan 496 asimtomatik.

(sip/mbr)