Seorang ABG Hilang Tenggelam di Sungai Demak

Mochamad Saifudin - detikNews
Sabtu, 19 Jun 2021 21:13 WIB
Tim SAR melakukan pencarian ABG yang hanyut di sungai di Demak, Sabtu (19/6/2021).
Tim SAR melakukan pencarian ABG yang hanyut di sungai di Demak, Sabtu (19/6/2021). Foto: dok. Relawan BPBD Demak
Demak -

Seorang ABG, D (15), dilaporkan hilang tenggelam di sungai Desa Karangsari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Tim SAR masih berupaya melakukan pencarian.

"Tadi siang orang tua korban melaporkan bahwa anaknya terbawa arus ke sungai. Orang tua korban baru menyadari anaknya tidak pulang, baru tahu anaknya hanyut di sungai," kata anggota tim Kalijaga Rescue Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Raswan, saat dihubungi detikcom melalui telepon, Sabtu (19/6/2021).

Informasi yang diterima tim BPBD, peristiwa korban hanyut itu terjadi Jumat (18/6) sore. Saat itu korban warga Kecamatan Karangtengah, Demak, bersama sejumlah teman-temannya bermain di pinggir sungai Karangsari.

"Mereka lorotan di pereng sungai itu, karena ada tempat kemiringan di sungai itu jadi anak lorotan di situ dari atas sampai ke bawah. Ternyata dari anak itu lorotannya sampai ke tengah, sehingga anak itu karena tidak bisa berenang anak itu tenggelam ke sungai itu," jelasnya.

"Namun teman-teman yang diajak bermain tadi tidak berani melaporkan kepada orang tua atau warga yang lain, sehingga anak-anak itu selesai bermain di sungai dan pulang," sambung Raswan.

Raswan menjelaskan, pencarian hari ini belum membuahkan hasil karena arus sungai yang relatif deras akibat hujan dan tambahan debit dari hulu.

"Sebetulnya arusnya kemarin tidak begitu deras seperti hari ini, karena ada tambahan debit air dari atas dari sungai Tuntang, sehingga tadi ini agak kesulitan karena sudah 1x24 jam laporannya, sudah terlambat," jelas Raswan.

Tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian di sungai dengan radius sekitar 2,5 kilometer.

"Kami operasi mulai pukul 14.30 WIB tadi. Kita operasi di air sekitar pukul 16.00 WIB-18.00 WIB. Karena standar operasional pencarian ini kita harus menghentikan pencarian, sehingga kita lanjutkan untuk besok pagi," ujarnya.

"Pencarian tadi kita melakukan pencarian di air sekitar 2,5 kilometer, karena kita terhambat jembatan apung yang dibuat warga tidak bisa dilewati perahu karet, sehingga kita kembali untuk menyisir tempat semula," imbuhnya.

Lihat juga video 'TKA Asal China Hilang Tenggelam di Sungai Sampara Konawe':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/rih)