Ganjar Minta Daerah Zona Merah Corona Siapkan Karantina Tiap Kecamatan

Saktyo Dimas R - detikNews
Sabtu, 19 Jun 2021 20:03 WIB
Zona Merah Corona Jawa Barat Ada Di Mana Saja? Ini Sebarannya
Ilustrasi Corona (Foto: Edi Wahyono)
Kendal -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kabupaten/kota di Jateng yang masuk zona merah Corona agar menyiapkan lokasi karantina tiap kecamatan. Hal itu agar karantina tidak terpusat di tingkat kabupaten.

"Daerah kota/kabupaten yang masuk zona merah harus siapkan lokasi karantina per kecamatan. Langkah ini untuk warga yang mengalami gejala ringan, sedangkan yang mempunyai gejala tinggi langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," kata Ganjar saat melihat kondisi warga yang menjalani isolasi mandiri di Kelurahan Karangsari, Kabupaten Kendal, Sabtu (19/6/2021).

Sementara itu terkait kunjungannya ini, Ganjar melihat kondisi warga satu kampung di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal Kota, yang menjadi klaster takziah. Ganjar yang bersepeda didampingi Bupati Kendal Dico Ganinduto sempat berdialog dengan warga yang menjalani isolasi.

Ganjar mengatakan, warga yang menjalani isolasi mandiri di Kelurahan Karangsari ini sangat banyak. Sehingga langkah antisipasi pemerintah daerah dengan melokalisir agar tidak terjadi penularan sudah tepat.

"Kalau ini bukan lagi banyak tapi uakeh banget (banyak sekali) karena satu gang saja ada 87 orang yang positif. Langkah antisipasi pemerintah daerah sudah tepat dengan melakukan pencegahan, namun yang terpenting adalah warga tetap mematuhi protokol kesehatan," jelasnya.

Dengan terjadinya lonjakan positif COVID-19 ini, Ganjar berani berasumsi bahwa penularan yang sangat cepat dan banyak ini diakibatkan varian baru Corona.

"Saya tadi sudah berbincang dengan bupati bahwa kita harus berasumsi bahwa penyebaran COVID ini karena varan baru sehingga benar-benar harus siaga. Jika ada kesulitan tempat tidur, alat kesehatan dan tenaga kesehatan pemerintah propinsi siap membantu," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemkab Kendal dengan mendirikan dapur umum yang memberikan makanan kepada warga yang menjalani isolasi mandiri. Dengan demikian semangat gotong royong dan Jogo Tonggo masih terjaga dan meringankan warga yang menjalani isolasi mandiri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kendal Ferinando Rad Bonay mengatakan, sebelum melihat kondisi warga satu kampung yang isolasi mandiri, Ganjar mendatangi Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC). RSDC ini disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan pasien Corona.

"Pak Gub bilang secara umum pengelolaan di RSDC sudah baik namun gubernur minta lantai atas yang belum terpakai segera disiapkan dan ditempati sebagai persiapan dan mengantisipasi melonjaknya pasien COVID," kata Ferinando, usai mendampingi Gubernur Jateng dan Bupati Kendal.

Terkait arahan Ganjar agar daerah yang masuk zona merah menyiapkan karantina per kecamatan, Ferinando mengaku sudah melakukan survei ke sejumlah tempat.

"Kita melihat bangunan sanggar kegiatan belajar (SKB) di Cepiring layak untuk dijadikan tempat karantina jika terjadi lonjakan COVID di Kendal karena jumlah kamar banyak dan ada kamar mandi di dalam," jelasnya.

Tonton video 'Update Corona RI 19 Juni: Kasus Positif Tambah 12.906':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/rih)