Round-Up

Corona di Jateng-DIY Mengganas! Desa-Kantor-Pabrik-Kampus Lockdown

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 08:37 WIB
Desa Manduraga di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menerapkan lockdown mulai Rabu (16/6) malam usai 20 warganya positif COVID-19.
Desa Manduraga di Kalimanah, Purbalingga, ditutup sementara karena lonjakan kasus Corona. (Foto: Vandi Romadhon/detikcom)

Desa di Purbalingga lockdown

Desa Manduraga di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menerapkan lockdown mulai Rabu (16/6) malam. Hal itu dilakukan setelah 20 orang warganya dinyatakan positif virus Corona atau COVID-19.

"Desa kami ini desa perlintasan, perbatasan langsung dengan Kabupaten Banyumas. Setelah kita ketahui warga kami banyak yang terpapar COVID-19 ditambah satu orang positif (Corona) meninggal dunia maka kami putuskan untuk menetapkan lockdown," kata Kepala Desa Manduraga, Hardizon, saat ditemui detikcom di kantornya, Kamis (17/6).

4 kades di Sukoharjo terpapar Corona

Empat kantor desa di Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah harus ditutup sementara alias lockdown. Penutupan dilakukan setelah sejumlah perangkat desa, di antaranya ialah empat kades dinyatakan positif virus Corona atau COVID-19.

Plt Camat Polokarto, Heri Mulyadi, menyebut empat desa tersebut adalah Pranan, Karangwuni, Bulu dan Kemasan. Kasus bermula setelah satu orang sekretaris desa terpapar COVID-19.

3 dosen meninggal karena Corona, UNS lockdown

Sebanyak tiga dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo meninggal dunia karena terpapar COVID-19. Akibatnya, kampus UNS harus ditutup selama sepekan mulai hari ini.

"UNS berduka, setidak-tidaknya dua hari kemarin dan hari ini kehilangan dosen-dosen kami, sahabat-sahabat kami, orang terbaik kami yang ada di UNS," kata Jamal dalam sambutannya, Kamis (17/6).


(bai/bai)