Bupati Pati: 652 Karyawan di PT Dua Kelinci Positif Corona

Arif Syaefudin - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 19:58 WIB
Bupati Pati Haryanto usai meninjau PT Dua Kelinci, Kamis (17/6/2021).
Bupati Pati Haryanto usai meninjau PT Dua Kelinci, Kamis (17/6/2021). (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Pati -

Bupati Pati, Haryanto, mengungkap sebanyak 652 karyawan PT Dua Kelinci yang berada di wilayah Margorejo, positif virus Corona atau COVID-19. Haryanto mengungkap sebanyak 114 orang di antaranya berasal dari Kudus.

"Semula diketahui satu dua (karyawan) dari Kudus. Total yang kasus 652 positif. Karyawan dari Kudus 459, yang positif 114," ujar Bupati Pati Haryanto kepada awak media setelah meninjau PT Dua Kelinci, Kamis (17/6/2021).

Dari ratusan karyawan yang positif ini, 538 orang di antaranya berasal dari Pati dan 114 dari Kudus. Kebanyakan mereka menjalani karantina mandiri di rumah.

Sedangkan sebanyak 22 karyawan menjalani isolasi di perusahaan dan 2 orang karyawan asal Pati tengah dirawat di rumah sakit.

"Kalau ada swab dan reaktif antigen itu bukan menjadikan hal yang tabu, tetapi justru langkah yang baik. Karena jumlah karyawannya baik setelah diketahui kan dilokalisir," kata Haryanto.

Banyaknya karyawan yang positif ini membuat Haryanto meminta perusahaan yang terletak di Jalan Pati-Kudus ini disterilkan dan lebih mengatur jam kerja.

Awalnya jam kerja dibagi 3 shift dengan masing-masing 35 persen karyawan per shift. Haryanto mengusulkan jam kerja dibagi 4 shift maksimal 30 persen karyawan per shift.

"Shif-nya juga diatur kalau kemarin 50 persen lalu menjadi 35 persen sekarang. Kita arahannya maksimal 30 persen," jelasnya.

Ia menilai penanganan Corona di perusahaan tersebut sudah baik. Lantaran telah melakukan berbagai langkah dengan menyediakan tempat isolasi untuk 22 karyawan, sterilisasi dan melakukan swab secara berkala.

"Dari perusahaan juga baik menyediakan tempat isolasi meskipun tidak semua tetapi kan bisa dimanfaatkan. Sedangkan yang isolasi di rumah utama di Kecamatan Margorejo kita pantau. Kita pastikan yang isolasi mandiri tidak campur dengan keluarganya," ujar Haryanto.

Sementara itu, Perwakilan Tim Siaga COVID-19 PT Dua Kelinci, Tofan, menyebutkan bahwa mulanya pihak perusahaan melakukan swab terhadap beberapa karyawan yang memiliki keluhan sakit.

"Dari hasil swab antigen terhadap sejumlah karyawan (PT Dua Kelinci) yang kontak erat, ternyata memang ada lonjakan COVID di perusahaan kami. Kemudian manajemen memutuskan melakukan swab antigen terhadap seluruh karyawan kami, dan hasilnya ratusan di antara mereka positif COVID-19," kata Tofan dalam keterangannya yang diterima wartawan, Kamis (17/6).

Dari total 5.214 karyawan Dua Kelinci, 13 persen atau 652 orang di antaranya kini terkonfirmasi positif COVID-19. Namun, kebanyakan merupakan orang tanpa gejala (OTG) atau gejala ringan sehingga hanya butuh isolasi mandiri.

"Hanya dua orang yang dirawat di rumah sakit. Itu pun kondisinya sudah membaik," jelasnya.

(sip/rih)