Round-Up

Corona di Jateng-DIY Mengganas! Desa-Kantor-Pabrik-Kampus Lockdown

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 08:37 WIB
Desa Manduraga di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menerapkan lockdown mulai Rabu (16/6) malam usai 20 warganya positif COVID-19.
Desa Manduraga di Kalimanah, Purbalingga, ditutup sementara karena lonjakan kasus Corona. (Foto: Vandi Romadhon/detikcom)
Yogyakarta -

Lonjakan kasus COVID-19 semakin mengganas di beberapa daerah, termasuk di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Desa, perkantoran, pabrik, hingga kampus terpaksa ditutup sementara karena Corona.

Berikut sederet 'korban' keganasan COVID-19 di Jateng-DIY:

652 karyawan Dua Kelinci positif

Bupati Pati, Haryanto, mengungkap sebanyak 652 karyawan PT Dua Kelinci yang berada di wilayah Margorejo, positif COVID-19. Haryanto mengungkap sebanyak 114 orang di antaranya berasal dari Kudus.

Rata-rata mereka menjalani isolasi mandiri di rumah. 22 orang isolasi di kantor dan 2 orang dirawat di rumah sakit.

Hakim-staf PN Semarang terpapar

Sebanyak 16 orang yang terdiri dari hakim dan ASN di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Jawa Tengah, positif COVID-19. Akibatnya, PN Semarang kini menerapkan work from home (WFH).

"16 OTG (orang tanpa gejala). Hakim, panitera pengganti dan staf," kata Humas PN Semarang, Eko Budi Supriyanto, saat dimintai konfirmasi wartawan lewat pesan singkat, Kamis (17/6/2021).

Tambahan kasus harian DIY pecah rekor

Kasus positif COVID-19 di Daerah Istimewa Yogakarta (DIY) kembali mencatat rekor pada hari kemarin. Data kasus harian COVID-1, Kamis (17/6/2021) di DIY mencatat 595 kasus, dengan 235 kasus disumbang dari Sleman.

"Total kasus positif mencapai 595 kasus sehingga total terkonfirmasi mencapai 50.746 kasus. Sedangkan yang sembuh ada 270 kasus dengan total sembuh 44.843 kasus," kata Kepala Bagian Humas Biro Umum, Humas, dan Protokoler Ditya Nanaryo Aji, melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis.

2 kantor dinas Pemkot Yogyakarta lockdown

Sebanyak 14 pegawai Pemkot Yogyakarta positif virus Corona atau COVID-19. Dua kantor dinas atau organisasi perangkat daerah (OPD) terpaksa ditutup sementara.

"Hari ini jumlah pegawai di Pemkot Yogyakarta ada 14 yang terkena positif (virus Corona)," kata Wakil Wali Kota Heroe Poerwadi melalui keterangan tertulis, Kamis (17/6/2021).

Simak video 'Grafik Lonjakan Kasus Corona di Jakarta Per 6-17 Juni':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya: 3 dosen UNS meninggal terpapar Corona