Kemenag Imbau Masjid di Zona Merah Kudus Tiadakan Salat Jumat

Dian Utoro Aji - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 14:31 WIB
Masjid Agung Kudus
Masjid Agung Kudus. (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan surat edaran terkait dengan kegiatan keagamaan di rumah ibadah zona merah Corona ditiadakan sementara. Kemenag Kudus pun mengimbau kepada masyarakat yang daerah zona merah Corona untuk beribadah di rumah.

"Pemerintah kabupaten dan tokoh agama yang zona merah ibadah di rumah masing-masing. Itu kesepakatan bersama, termasuk salat Jumat seperti itu," kata Kepala Kemenag Kabupaten Kudus, Ahmad Mundakir, kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Kamis (17/6/2021).

Mundakir berharap kepada seluruh RT di Kudus untuk memperhatikan zona penyebaran virus Corona pada wilayahnya. Jika zona di suatu RT merah, maka warganya diminta untuk melaksanakan ibadah di rumah.

"Kalau kemarin RT lokasi jadi tempat ibadah zona merah, ibadah ditiadakan diarahkan di rumah saja," ungkapnya.

"Terkait sanksi itu urusan kepolisian. Kita imbauan saja, kita kontrol," sambung dia.

Sedangkan untuk wilayah yang RT di Kudus yang zona hijau atau kuning diperbolehkan melaksanakan ibadah di tempat ibadah. Namun pelaksanaannya harus menerapkan protokol secara ketat.

"Yang zona kuning hijau bisa dengan protokol kesehatan ketat, kalau yang zona merah di rumah saja," pungkas Mundakir.

Seperti diketahui, Kudus menjadi zona merah penyebaran virus Corona atau COVID-19. Kasus konfirmasi aktif per 16 Juni 2021 ada sebanyak 2.122 orang. Terdiri dari 484 orang dirawat di rumah sakit, 1.168 orang menjalani isolasi mandiri, dan 479 orang menjalani isolasi terpusat.

Berikutnya kasus sembuh ada 8.207 orang dan meninggal dunia ada 916 orang. Secara keseluruhan kasus konfirmasi di Kudus ada 11.245 orang.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran terkait pembatasan kegiatan keagamaan demi mencegah merebaknya kasus Corona. Melalui surat edaran (SE) nomor 13 tahun 2021 tentang pembatasan pelaksanaan kegiatan keagamaan di rumah ibadah, Menag berharap umat beragama tetap bisa menjalankan aktivitas ibadah sekaligus menjaga keselamatan jiwanya dengan menyesuaikan kondisi terkini di wilayahnya.

Dalam SE itu dijelaskan kegiatan keagamaan ditiadakan sementara di wilayah zona merah Corona.

"Kegiatan sosial keagamaan dan kemasyarakatan, seperti pengajian umum, pertemuan, pesta pernikahan, dan sejenisnya di ruang serbaguna di lingkungan rumah ibadah juga dihentikan sementara di daerah zona merah dan oranye sampai dengan kondisi memungkinkan," kata Yaqut dalam keterangan tertulis, Rabu (16/6).

Simak juga video 'Corona Membandel, Pembatasan di RI Bakal Diperketat Lagi?':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/rih)