70 Ribu Warga Kendal Jadi Pengangguran Selama Pandemi

Saktyo Dimas R - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 21:45 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyon
Kendal -

Angka pengangguran di kabupaten Kendal, Jateng, mengalami kenaikan sejak masa pandemi COVID-19. Saat ini warga Kendal yang menganggur mencapai 70 ribu orang.

"Pandemi ini banyak yang tidak bekerja mulai dari perusahaan yang tutup dan PHK. Berdasarkan data dari statistik tahun 2020 angka kerja di Kendal ada 533.576 orang dengan tingkat penganggurannya 7,59%," kata Bupati Kendal, Dito M Ganinduto, saat membuka Job Fair di pendopo Tumenggung Bahurekso, Rabu (16/06/2021).

Dari sebelumnya 6 persen jumlah angka kerja itu yang menganggur, saat ini naik menjadi 7,59 % atau sekitar 70.000 warga Kendal tidak bekerja.

"Situasi pandemi COVID-19 saat ini membuat angka pengangguran di Kendal meningkat, dari 6% naik menjadi 7,59%. Imbas pandemi ini luar biasa, 70.000 warga Kendal tidak bekerja," jelasnya.

Untuk membantu mempermudah pengangguran mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, salah satunya melalui kegiatan Job Fair Online. Kegiatan tersebut diikuti 24 perusahaan, serta tersedia 916 lowongan untuk para pencari kerja.

"Yang ikut job fair ada 24 perusahaan dan tersedia 916 lowongan kerja. Pencari kerja juga tidak dipungut biaya apapun untuk pendaftaran ini alias gratis," tambahnya.

Dico menerangkan, biasanya job fair warga akan berbondong-bondong datang ke lokasi, namun karena pandemi maka dilaksanakan secara online.Hal itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam proses digitalisasi di semua bidang.

"Pemkab sedang inovasi untuk pendataan masyarakat yang belum dapat pekerjaan, agar bisa mengurangi angka pengangguran. Nantinya jika ada investor yang membangun pabrik di Kendal sudah terkoneksi dengan data tersebut," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kendal, Syukron Syamsul Hadi mengatakan, Job fair inidiikuti 24 perusahaan dari Kendal dan sekitarnya bergerak bidang perbankan, pembiayaan, garmen. Nantinya ada 964 posisi di perusahaan dan dilaksanakan selama 2 hari.

"Job fair ini untuk mempertemukan perusahaan dan pencari kerja sebagai sarana perusahaan mendapatkan karyawan yang berkompetensi. Namun karena pandemi maka kita laksanakan secara online," kata dia.

Syukron menjelaskan, hingga hari pertama dibuka sudah ada 4.035 pelamar yang masuk. Dan job fair ini diikuti 34 kabupaten/kota di Jateng dan bursa tenaga kerja yang ada di Kendal.

"Baru dibuka yang daftar sudah banyak sekitar 4.035 pelamar. Job fair ini diikuti 34 kabupaten/kota di Jateng, jadi silakan para pencari kerja untuk segera melamar," pungkasnya.

(mbr/mbr)