ADVERTISEMENT

Warga Keluhkan Penanganan Jenazah Pasien Corona Jepara Sampai 9 Jam

Dian Utoro Aji - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 13:24 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat sidak di RSUD Kartini Jepara, Selasa (16/5/2021).
Suasana di RSUD Kartini Jepara siang ini, Selasa (15/6/2021). (Foto: dok Humas Pemprov Jateng)
Jepara -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) di wilayah Kabupaten Jepara yang menjadi zona merah penyebaran virus Corona atau COVID-19. Selain menemukan pasien telantar di RSUD, Ganjar juga menemukan keluarga mengeluhkan lambatnya penanganan jenazah pasien Corona.

"Tolong dicarikan tenaga tambahan, bisa cari ormas atau apa saja untuk pemulasaraan. Pak Dirut, tolong SOP-nya diperbaiki, saya minta hari ini ada perbaikan," kata Ganjar saat sidak di RSUD Jepara dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (15/6/2021).

Dia pun langsung memanggil dirut rumah sakit dan perawat yang menangani pasien meninggal. Dari keterangannya, diketahui mereka kekurangan SDM karena jumlah pasien meninggal ada tujuh orang.

Ganjar mengatakan Jepara merupakan salah satu daerah yang jadi perhatian selain Kudus, Pati, Demak dan lainnya.

"Maka kami siapkan rumah sakit lain untuk mendukung, di RSUD Kelet itu masih ada, 30 ruangan. Saya minta rumah sakit perbaiki SOP," ucapnya.

Ganjar mengatakan akan memberikan dukungan penuh pada Jepara. Penambahan SDM, obat-obatan dan sarana penunjang lainnya akan terus dilakukan.

"Saya mohon dukungan masyarakat, tolong jangan sepelekan. Ayo hindari kerumunan, tempat keramaian, event dan kegiatan lain yang mengundang kerumunan tunda dulu semuanya. Saya mohon masyarakat memberikan dukungan pada nakes kita, karena semua sudah kecapekan bahkan ada yang sudah kena," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ada beberapa keluarga pasien COVID-19 yang mengeluhkan lambatnya penanganan jenazah. Salah satu keluarga terpaksa menunggu sembilan jam untuk pemulasaraan jenazah keluarganya. Dia meminta kepada Gubernur Jateng untuk mempercepat pelayanan di rumah sakit.

"Saya menunggu sudah dari jam 3 pagi, Pak. Tolong pak, saya minta dipercepat. Kasihan kakak saya," kata salah seorang keluarga pasien COVID-19 yang meninggal.

Diwawancara terpisah, Wakil Direktur RSUD Kartini Jepara, Bambang Dwipo, mengatakan sudah menindaklanjuti temuan Gubernur Jawa Tengah saat melakukan sidak di RSUD Jepara.

"Ya sudah kita dilanjuti. Kita hari tindak lanjuti setelah Pak Ganjar pulang," jelas Singkat Saat dihubungi detikcom lewat sambungan telepon siang ini.

(sip/ams)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT