Bahaya! Ganjar Temukan Pasien Corona Telantar di Luar IGD RSUD Jepara

Dian Utoro Aji - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 12:48 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat sidak di RSUD Kartini Jepara, Selasa (16/5/2021).
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat sidak di RSUD Kartini Jepara, Selasa (16/5/2021). (Foto: dok Humas Pemprov Jateng)
Jepara -

Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menjadi zona merah penyebaran virus Corona atau COVID-19. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pun melakukan inspeksi mendadak atau sidak di RSUD Kartini Jepara dan menemukan pasien COVID yang belum ditangani.

Lokasi sidak yang dituju adalah RSUD Kartini Jepara. Di sana Ganjar menemukan empat pasien yang terlantar di luar, tepatnya di depan ruang IGD.

Direktur RSUD Jepara, Bambang Dwipo, mengatakan bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit itu sudah penuh. Bahkan ada pasien COVID-19 yang belum bisa ditangani.

"Itu ada yang belum ditangani, Pak. Masih di luar," kata Bambang dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (15/6/2021).

Masih dalam keterangan yang sama, Ganjar mengatakan empat pasien yang telantar itu cukup bahaya. Ganjar pun meminta agar pasien yang telantar dirujuk ke rumah sakit yang lain.

"Lho nggak bisa seperti ini, Pak. Ini bahaya. Bapak masih punya ruangan kosong tidak? Kalau tidak, langsung cari rujukan ke rumah sakit lain," kata Ganjar.

Ganjar juga langsung memerintahkan Kadinkes Pemprov Jateng, Yulianto Prabowo, yang ikut mendampinginya dalam sidak itu untuk menelepon rumah sakit terdekat. Disebutkan empat pasien yang telantar tersebut akhirnya dirujuk ke RSUD Kelet, karena masih tersedia tempat tidur sebanyak 30 kamar.

"Langsung dibawa ke sana saja, Pak. Ayo sekarang, telepon ambulans bawa ke sana. Saya minta Pak Dirut yang turun langsung," tegas Ganjar.

Dia menambahkan Kabupaten Jepara merupakan salah satu daerah yang jadi perhatian selain Kudus, Pati, Demak dan lainnya. Dari sidaknya kali ini, rumah sakit di Jepara mulai penuh.

"Maka kami siapkan rumah sakit lain untuk mendukung. Di RSUD Kelet itu masih ada, 30 ruangan. Saya minta rumah sakit perbaiki SOP," ucapnya.

"Saya mohon dukungan masyarakat, tolong jangan sepelekan. Ayo hindari kerumunan, tempat keramaian, event dan kegiatan lain yang mengundang kerumunan tunda dulu semuanya. Saya mohon masyarakat memberikan dukungan pada nakes kita, karena semua sudah kecapekan bahkan ada yang sudah kena," pesan Ganjar.

Simak video 'B.1617.2 Ditemukan di Kudus, Ganjar: Warga Jangan Kucing-kucingan':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/ams)