5 Fakta Terbakarnya Tangki Kilang Pertamina Cilacap

Arbi Anugrah - detikNews
Sabtu, 12 Jun 2021 11:27 WIB
Tangki Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah terbakar Jumat malam (11/6/2021). Pertamina menjelaskan jika tangki yang terbakar merupakan tempat memproduksi benzene.
Asap hitam masih membubung dari kawasan kilang Pertamina RU IV Cilacap pagi ini (Foto: Arbi Anugrah)
Cilacap -

Salah satu tangki di area kilang Pertamina RU IV Cilacap, Jawa Tengah kebakaran tadi malam. Kebakaran itu terjadi di tangki 205 area 39 Pertamina yang memproduksi benzene.

Peristiwa kebakaran itu, menurut Area Manager Communication, Relations, & CSR RU IV Cilacap-Sub Holding Refining & Petrochemical Pertamina, Hatim Ilwan, terjadi pukul 19.45 WIB. Api kemudian berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat ini kebakaran di area kilang Pertamina itu diselidiki pihak Health, Safety, Security and Environmental (HSSE) Pertamina RU IV Cilacap dan polisi.

Berikut fakta-fakta kebakaran di area kilang Pertamina Cilacap iyang dirangkum detikcom:

1. Kebakaran terjadi saat hujan lebat

Area Manager Communication, Relations, & CSR RU IV Cilacap Hatim Ilwan mengatakan jika saat kebakaran terjadi, cuaca di Cilacap tengah turun hujan deras.

"Sempat ada insiden kebakaran tanki di area kilang kami di RU IV Cilacap. Untuk sementara memang belum diketahui, tetapi ketika kejadian memang lokasi kondisi Cilacap saat itu hujan besar dan petir juga cukup bersautan," ujar Ilwan kemarin.

Sementara itu, salah seorang warga sekitar Ali Candra menyebut saat peristiwa itu terjadi sempat terdengar suara keras. Selain itu cuaca hujan deras.

"Ada suara keras dua kali pas hujan deras. Apinya keliatan dari sini tapi jam 8 (20.00 WIB) sudah padam, keliatan paling 200 meter. Tidak paham (ada petir) tapi pas ujan gede," ujarnya.

2. Kebakaran terjadi di tangki 205 area 39
Kebakaran di area kilang Pertamina Cilacap itu terjadi di tangki area 39 T205. Tangki ini memproduksi benzene yang merupakan produk petrochemical.

3. Pertamina jamin pasokan BBM aman
Saat kebakaran terjadi, tangki 205 area 39 Pertamina RU IV Cilacap hanya berisi 1.100 barel dari kapasitas tangki 3.000 barel. Benzene yang merupakan bahan dasar petrochemical, tidak terkait dengan produk BBM atau LPG.

"Kejadian ini tidak berpengaruh terhadap distribusi BBM dan LPG yang kita suplai. Perlu di jelaskan bahwa RU IV Cilacap ini adalah kilang terbesar, di mana memasok 1/3 kebutuhan nasional, dan 60 persen adalah memasok wilayah Jawa," kata Ilwan kemarin.

Kebakaran Kilang Pertaminan CilacapKebakaran Kilang Pertaminan Cilacap Foto: Istimewa

4. Kebakaran di kilang Pertamina jauh dari permukiman penduduk
Area tangki Pertamina RU IV Cilacap yang terbakar jauh dari area pemungkiman penduduk. Jarak antara tangki yang terbakar dengan kawasan industri Cilacap sekitar 350 meter.

"Jarak ke permukiman cukup jauh, yang terdekat adalah kawasan industri, dan paling dekat 350 meter dari lokasi titik apinya. Sehingga sudah kita pastikan bahwa itu termasuk jarak yang cukup aman," kata Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi kemarin.

5. Asap hitam kembali membubung Sabtu (12/6)
Pantauan di lokasi, Sabtu (12/6), pukul 08.45 WIB asap hitam masih membubung dari area kilang Pertamina yang terbakar tadi malam. Dari titik lokasi yang berjarak 350 meter, masih terlihat adanya api di sela kepulan asap hitam tersebut.

Asap hitam itu mengepul dari tangki kilang Pertamina yang memproduksi benzene. Hingga saat ini polisi melakukan penjagaan di pintu masuk kawasan industri Cilacap, sementara di kawasan proyek Pertamina dijaga sekuriti.

Lihat Video: Kobaran Api Saat Kilang Pertamina Cilacap Terbakar

[Gambas:Video 20detik]



(ams/ams)