Kasus Ditutup! Pria Bergolok Ngamuk di Mapolresta Yogya Diambil Keluarga

Heri Susanto - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 14:14 WIB
Yogyakarta -

Setelah menjalani tes kejiwaan di RS Bhayangkara Polda DIY, pria bergolok yang menggegerkan Mapolresta Yogyakarta dikembalikan ke keluarga.

"Hasil pemeriksaan kesehatan kejiwaan di Rumah Sakit Bhayangkara, yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan atau gangguan mental.Yang bersangkutan langsung dijemput keluarga dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Menur, rumah sakit kejiwaan di Surabaya," kata Kasubag Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja, Kamis (10/6/2021).

Timbul menjelaskan, informasi dari keluarga, pria berinisial K, asal Tuban, Jawa Timur ini, telah hilang dari rumah selama enam tahun. Keluarga sudah mencari-cari. Baru ketemu setelah ditangkap gara-gara mengamuk membawa golok di Mapolresta Yogyakarta.

"Sore mereka dapat berita, langsung ke sini. Malamnya sudah sampai," jelasnya.

Proses penemuan tersebut pun dengan memanfaatkan perekam sidik jari, kemudian bisa diketahui alamat rumahnya. Dari situ, petugas di Polresta Yogya menghubungi keluarga.

"Kami memanfaatkan sidik jari dengan bantuan Inafis, bisa cepat diketahui," katanya.

Dengan hasil tes kejiwaan tersebut, lanjut Timbul, yang bersangkutan tidak bisa diproses hukum. Polisi pun menutup kasus tersebut. Selanjutnya K diserahkan kepada keluarga Rabu (9/6) sore.

Seperti telah diberitakan, Mapolresta Yogyakarta geger dengan kehadiran K, Selasa (8/6) siang. Ia datang dengan berjalan kaki dan membawa senjata golok. Sambil memukul-mukul pintu gerbang Mapolresta, K juga memaki-maki petugas.

Tanpa perlawanan berarti, K akhirnya bisa dilumpuhkan. Polisi pun mengamankan K dan memeriksanya.

(mbr/rih)