Kecewanya Pasutri Pekalongan Ini Tunggu 10 Tahun, Gagal Haji 2 Kali

Robby Bernardi - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 19:02 WIB
Pasutri asal Kota Pekalongan ini kecewa batal berhaji tahun ini. Mereka sudah menungul 10 tahun dan 2 kali batal ke Tanah Suci
Pasutri asal Kota Pekalongan ini kecewa batal berhaji tahun ini. Mereka sudah menungul 10 tahun dan 2 kali batal ke Tanah Suci (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Kota Pekalongan -

Pasangan suami istri (pasutri) di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Waljuki (62) dan Soleha (60) mengaku sedih dan kecewa batal berhaji tahun ini. Pasutri asal Pantai Sari Kelurahan Panjang Baru, Pekalongan Utara itu mengaku sudah menunggu satu dekade dan sudah membeli oleh-oleh haji.

Segala persiapan pun sudah dilakukan, seperti membeli oleh-oleh untuk kerabat dan tetangga. Waktu penantian sembilan tahun pun kini terasa makin panjang karena ibadah Haji 2021 tahun ini kembali dibatalkan untuk kedua kalinya.

"Daftar tahun 2011, daftar tunggunya sembilan tahun. 2020 harusnya berangkat, tapi ditunda. Eh tahun ini juga ditunda," kata Waljuki saat ditemui di rumahnya, Kota Pekalongan, Selasa (8/6/2021).

Waljuki dan istrinya mengaku sudah membeli perlengkapan haji sebelum diumumkan batal pada 2020 lalu. Waljuki pun kini pasrah menunggu kabar kepastian berangkat ke Tanah Suci.

"Beli sajadah, tasbih di Pekalongan tahun 2020 sebelum tahu ditunda. Nanti rencananya, di sana akan beli zam-zam dan kurma untuk oleh-oleh," ceritanya.

Kini, barang-barang perlengkapan haji maupun oleh-oleh yang telah dia beli di Pekalongan, disimpan dengan rapi. Matanya nanar saat melihat barang-barang perlengkapan haji dari panitia itu.

"Tapi mau gimana lagi, ya pasrah, ada kecewanya. Semoga tahun depan bisa sehat dan berhaji," harap dia.

Waljuki mengaku tak berniat menarik dana haji yang telah dia bayar senilai Rp 70 juta. Dia berharap tahun depan ada kabar baik untuk dia dan istrinya pergi berhaji.

"Ya biar kesimpan, harapannya tahun depan bisa pergi haji," harapnya.

Ada 326 Jemaah Asal Kota Pekalongan Gagal Haji 2021

Sementara itu, Kasi Penyelengara Haji dan Umroh, Kemenag Kota Pekalongan, Mundakir, menyebut pembatalan jemaah haji tahun 2021 ini, sesuai dengan keputusan menteri agama. Total ada lebih dari 300 jemaah calon haji asal Kota Pekalongan yang batal berangkat tahun ini.

"Untuk Kota Pekalongan ada 326 jamaah yang semestinya pada tahun ini berangkat," kata Mundakir.

Pihaknya pun memaklumi jika ada jemaah yang kecewa. Meski begitu, dia berharap para jemaah maklum Haji 2021 batal karena pandemi virus Corona.

"Ya ada satu dua jamaah yang kecewa. Cuma kita beri pengarahan demi keselamatan karena kondisinya memang seperti ini (pandemi Corona)," jelasnya.

Lihat juga video 'Muhadjir: Mereka yang Simpan Dana Haji Dapat Manfaat dan Untung':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/mbr)