120 Nakes Dikirim untuk Bantu Tangani Amukan Corona di Kudus

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 17:43 WIB
Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kudus, memberlakukan pembatasan lokal untuk mencegah penyebaran virus Corona, Rabu (2/6/2021).
Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kudus, memberlakukan pembatasan lokal untuk mencegah penyebaran virus Corona, Rabu (2/6/2021). (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Semarang -

Sebanyak 120 tenaga medis (nakes) dikirim ke Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, untuk membantu penanganan Corona atau COVID-19. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan para nakes yang dikirim itu terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, apoteker, ahli gizi, dan yang terbaru adalah analis kesehatan.

"Dari yang kemarin dikirim ada dokter paru (kebutuhan) 3 kita kirim 5. Dokter penyakit dalam 10 kita kasih 5 sudah terkirim. Dokter umumnya dikirim 38 kemarin dan hari ini perawat ada 48 plus 12. Sebanyak 48 dari Dinkes, dari Stikes Poltekes ada 12. Analis kesehatan tambahan baru 7 orang. Senin semua ini. Analis kesehatan itu kirim 7 dari kebutuhan 10, apoteker butuh 3 dikirim 3. Tenaga gizi butuh 8 sudah dikirim 2," kata Ganjar usai rapat penanganan COVID-19 di kantornya, Semarang, Senin (7/6/2021).

Tenaga medis yang diperbantukan tersebut tidak hanya dari Pemprov Jateng. Ganjar menjelaskan saat ini yang sudah membantu antara lain ada Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, dan juga Stikes Poltekes.

"Sumbernya ada dari Pemprov, ada dari PPNI, ada dari IDI, ada Stikes Poltekes. Ini kita cari semuanya, dari perguruan tinggi dari kita sendiri dan dari rekrutmen," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo, menambahkan ada bantuan alat kesehatan dan obat yang dikirim ke Kudus antara lain 33 alat kesehatan seperti ventilator, HFNC, oksigen concentrator serta 60.000 jenis obat-obatan yang dibutuhkan.

"Sudah kami kirimkan ke Kudus, jadi semoga bisa membantu penanganan di sana," kata Yulianto.

Ia juga menjelaskan total kasus COVID-19 di Kudus saat ini mencapai 1.678 kasus. Dari angka tersebut, 1.238 pasien di antaranya diisolasi.

"Banyak yang isolasi mandiri di rumah-rumah yang akan kami evakuasi ke tempat isolasi terpusat. Saat ini, sudah ada 92 pasien dari Kudus yang kita bawa ke tempat isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan," pungkasnya.

Simak video 'Strategi Pemerintah Hadapi Krisis COVID-19 di Kudus dan Bangkalan':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/rih)