Ketua DPR: Pelat Khusus Anggota Dewan Bisa Dipakai Saat Dinas

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 22 Mei 2021 18:41 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani saat di Semarang, Sabtu (22/5/2021). 
Foto diberi teman.
Ketua DPR RI Puan Maharani saat di Semarang (Foto: dok. Istimewa)
Semarang -

Ketua DPR RI Puan Maharani angkat bicara soal pelat nomor khusus anggota dewan yang sedang ramai dibahas. Puan mengatakan pelat nomor khusus itu digunakan anggota DPR saat sedang berdinas sebagai anggota dewan.

"Saat ini ada nomor pelat mobil khusus diberikan kepada seluruh anggota DPR. Bisa dipergunakan dalam dinasnya ketika yang bersangkutan sedang bertugas sebagai anggota DPR," kata Puan usai membuka Pameran Foto Esai Marhaen dan Foto Bangunan Cagar Budaya di kantor DPD PDIP Jawa Tengah, Panti Marhen, Semarang, Sabtu (22/5/2021).

Untuk diketahui, pelat khusus anggota DPR RI itu mendapatkan sorotan dan kritikan. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya menjelaskan pelat tersebut produk Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk mempermudah pemantauan jika anggota Dewan melakukan pelanggaran.

"Pelat nomor itu adalah produk dari Mahkamah Kehormatan Dewan, yang kemudian dibuat peraturan Sekjen dan TR dari Kapolri untuk diwajibkan kepada anggota memakai sebagai identitas agar mudah dipantau di DPR sendiri," kata Dasco kepada wartawan, Jumat (21/5).

Menurutnya dengan pelat tersebut bisa dipantau kendaraan anggota DPR RI termasuk ketika melakukan pelanggaran sehingga bisa segera ditindaklanjuti.

"Sehingga gampang dikenali mana anggota mana bukan. Di jalan raya bisa dipantau apabila kemudian ada mobil yang melakukan pelanggaran," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno menilai penggunaan pelat nomor khusus itu akan banyak disalahgunakan dan dipalsukan. Djoko lalu mencontohkan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) khusus seperti milik TNI dan Polri yang banyak disalahgunakan.

"Makin tambah banyak pemalsuan untuk penipuan dan gagah-gagahan," kata Djoko Setijowarno kepada detikcom di Solo, Sabtu (22/5).

Djoko berpendapat TNKB khusus bisa diberikan dengan pertimbangan bukan untuk asal-asalan. Salah satunya jika penerapan pelat nomor khusus itu bisa meningkatkan produktivitas kerja.

"Adanya model TNKB khusus dapat diberikan dengan pertimbangan akan menambah produktivitas kerja. Jika tidak, sepertinya akan boroskan anggaran negara (APBN) untuk cetak TNKB yang baru," terangnya.

Simak video 'Penampakan Pelat Khusus Mobil Anggota DPR RI':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/ams)