Soroti Pelat Nomor Khusus DPR, Pengamat: Makin Banyak Gagah-gagahan

Ari Purnomo - detikNews
Sabtu, 22 Mei 2021 09:53 WIB
Anggota DPR RI kini memiliki pelat nomot khusus untuk kendaraan dinas. Dikhawatirkan penggunaan pelat ini membuat mereka melanggar lalu lintas tanpa ditilang.
Seperti Ini Penampakan 'Pelat Sakti' Anggota DPR (Foto: Rengga Sancaya)
Solo -

Penggunaan pelat nomor khusus untuk kendaraan anggota DPR RI menuai banyak sorotan. Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno menilai penggunaan pelat nomor khusus itu akan banyak disalahgunakan dan dipalsukan.

Djoko lalu mencontohkan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) khusus seperti milik TNI dan Polri yang banyak disalahgunakan.

"TNKB khusus untuk TNI dan Polri saja ada yang disalahgunakan dan dipalsukan, apalagi ada yang khusus anggota DPR dan DPRD nanti juga minta," kata Djoko Setijowarno kepada detikcom di Solo, Sabtu (22/5/2021).

Djoko menyebut jika hal itu terealisasi, maka akan banyak kasus pemalsuan pelat nomor. Tak hanya itu, dia khawatir keberadaan pelat nomor khusus ini justru akan dimanfaatkan untuk tindakan kriminal lainnya.

"Makin tambah banyak pemalsuan untuk penipuan dan gagah-gagahan," ungkapnya.

Djoko berpendapat TNKB khusus bisa diberikan dengan pertimbangan bukan untuk asal-asalan. Salah satunya jika penerapan pelat nomor khusus itu bisa meningkatkan produktivitas kerja.

"Adanya model TNKB khusus dapat diberikan dengan pertimbangan akan menambah produktivitas kerja. Jika tidak, sepertinya akan boroskan anggaran negara (APBN) untuk cetak TNKB yang baru," terangnya.

Dilihat detikcom dalam Surat Telegram Kapolri No. STR/164/III/YAN/1.2./2021 tertanggal 15 Maret 2021 disebutkan, Sekjen DPR RI telah menerbitkan Peraturan Sekjen DPR RI No. 4 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penggunaan STNK dan TNKB Khusus Bagi Pimpinan dan Anggota DPR RI untuk Memberikan Identitas Khusus dan Pengamanan Ranmor Pimpinan dan Anggota DPR RI untuk Kelancaran Pelaksanaan Giat Konstitusional. Surat Telegram itu ditandatangani Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono atas nama Kapolri.

Sebelumnya, nomor pelat khusus anggota DPR ini ramai dibahas. Jika dilihat dari foto yang beredar, pelat nomor khusus anggota DPR ini memiliki warna dasar hitam di kolom angka disertai logo DPR dengan latar warna silver di bagian kiri.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pelat nomor khusus itu merupakan produk Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Tujuannya untuk mempermudah pemantauan jika anggota dewan melakukan pelanggaran.

"Pelat nomor itu adalah produk dari Mahkamah Kehormatan Dewan, yang kemudian dibuat peraturan Sekjen dan TR dari Kapolri untuk diwajibkan kepada anggota memakai sebagai identitas agar mudah dipantau di DPR sendiri," kata Dasco kepada wartawan, Jumat (21/5).

"Sehingga gampang dikenali mana anggota mana bukan. Di jalan raya bisa dipantau apabila kemudian ada mobil yang melakukan pelanggaran," lanjutnya.

Simak video 'Penampakan Pelat Khusus Mobil Anggota DPR RI':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/ams)