Bagaimana Nasib Guru yang Minta PAP Ibu Muridnya di Gunungkidul?

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 20 Mei 2021 15:26 WIB
ilustrasi smartphone
Ilustrasi smartphone. (Foto: Unspslah)
Gunungkidul -

Seorang oknum guru di salah satu SMA Negeri Gunungkidul meminta dikirimi foto atau post a picture (PAP) kepada seorang ibu muridnya dengan dalih untuk membayangkan wajah ibu murid tersebut. Bagaimana nasib guru itu saat ini?

"Ini gurunya, lewat kepala sekolah sudah saya suruh minta maaf kepada Bu Endah dan sudah minta maaf," kata Plt Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Kabupaten Gunungkidul, Suhirman, saat dihubungi detikcom, Kamis (20/5/2021).

Menyoal adanya indikasi pelanggaran kode etik profesi guru, Suhirman mengaku belum bisa menyimpulkan. Kendati demikian, secara kelembagaan pihaknya tetap melakukan pembinaan kepada oknum guru tersebut agar tidak mengulangi lagi perbuatannya.

"Akan kami cermati terlebih dahulu kasusnya, apakah memang ada pelanggaran dan bagaimana jenis pelanggarannya," ucapnya.

"Kemudian nanti kalau secara kelembagaan ya kami tetap membina dengan pak Kepala Dinas (Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul)," lanjut Suhirman.

Suhirman menyebut oknum itu baru sekali melakukan perbuatan tersebut. "Kalau dari laporan kepala sekolah baru kali ini melakukan hal tersebut," katanya.

Menurutnya kejadian kemarin menjadi pelecut agar pihaknya selalu mengingatkan kepada semua guru untuk menjaga tindakannya. Mengingat guru adalah panutan bagi murid-murid.

"Seperti ini kan kita terus mengingatkan. Ternyata kita sudah mengingatkan, tetap ada yang gitu. Yang jelas kita sudah melangkah ke kepala sekolah dan guru agar minta maaf, karena guru kan seharusnya tidak boleh begitu," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang oknum guru di salah satu SMA Negeri Gunungkidul meminta dikirimi foto atau PAP kepada seorang ibu muridnya yang juga Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul. Alasan oknum guru itu meminta PAP karena ingin membayangkan wajah ibu itu.

Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul Endah Subekti Kuntaringsih menceritakan awalnya dia menghubungi guru itu untuk meminta konfirmasi tugas sekolah anaknya pada Senin (17/5) malam. Pasalnya dia ingin mengetahui perkembangan pelajaran anaknya yang masih sekolah daring.

"Jadi awalnya itu saya tanyakan tugas anak saya, karena pembelajarannya kan masih secara daring," katanya saat ditemui wartawan di Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, kemarin.

Terlebih, anaknya yang duduk di bangku kelas X itu bertanya mengenai pelajaran tapi tidak mendapatkan respons oleh oknum guru tersebut selama dua hari. Oleh sebab itu Endah turun tangan untuk menanyakannya.

Namun, ketika berkomunikasi melalui aplikasi percakapan online, Endah merasa ada yang ganjil dengan isi pesan sang guru. Oknum guru itu malah meminta dirinya mengirim foto agar bisa mengingat wajah Endah.

"Saya kaget dan sempat saya tanya apa tidak salah? Tapi malah dijawab agar dia bisa 'membayangkan' wajah saya, itu kan aneh," ujarnya.

Simak juga 'Cintanya Ditolak, Remaja Ini Sebar Video Asusila Eks Pacarnya':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/mbr)