Keji! Begini Pengakuan Pelaku Pembunuh Ibu dan Anak di Kendal

Saktyo Dimas R - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 14:52 WIB
Rilis kasus pembunuhan ibu dan anak di Mapolres Kendal, Senin (17/5/2021). Pelaku ternyata menantu korban Muhayanah, Ari Rismawan.
Rilis kasus pembunuhan ibu dan anak di Mapolres Kendal (Foto: Saktyo Dimas R/detikcom)

Tersangka lalu memindahkan jenazah korban ke dalam kamar mandi. Saat tersangka keluar kamar mandi, kakak iparnya Karyati masuk ke rumah dan berteriak karena melihat lumuran darah. Seketika, Karyati pun menjadi target pembunuhan kedua pelaku.

Selesai menghabisi kedua korbannya, pelaku mulai kebingungan dan mengambil ponsel milik Karyati. Dia lalu menghubungi adiknya untuk menyiapkan mobil rental.

"Saya hubungi adik saya dengan ponsel Karyati untuk memesankan mobil rental," tambahnya.

Dengan mobil rental itu, tersangka kemudian kabur ke Wonosobo, Temanggung, Solo, dan Semarang. Di Semarang, tersangka meninggalkan mobil tersebut di salah satu minimarket di Jalan Sriwijaya dan kemudian naik ojol ke tempat pangkalan bus.

"Saya tinggalin mobil rental di Indomart di Semarang terus saya naik gojek ke Krapyak dan naik bus ke arah Jakarta," terangnya.

Namun di tengah perjalanan itu tersangka mengaku ketakutan. Hingga akhirnya tersangka mengubah gaya rambutnya untuk mengelabui petugas.

"Saya mau ke Jakarta tapi saya bingung dan takut akhirnya saya turun di Indramayu dan mencukur rambut saya untuk menghindari kejaran polisi," lanjutnya.

Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Kendal, Ari Rismawan (31) saat dimintai keterangan di Mapolres Kendal, Senin (17/5/2021).Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Kendal, Ari Rismawan (31) saat dimintai keterangan di Mapolres Kendal, Senin (17/5/2021). Foto: Saktyo Dimas R/detikcom

Apesnya baru beberapa hari di Indramayu, tersangka akhirnya ditangkap tim Resmob Polres Kendal. "Di Indramayu saya sembunyi tapi akhirnya tertangkap juga. Saya menyesali perbuatan saya, saya khilaf," sesalnya.

Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan subsider Pasal 351 KUHP dan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian. Tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.


(ams/rih)