Keji! Begini Pengakuan Pelaku Pembunuh Ibu dan Anak di Kendal

Saktyo Dimas R - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 14:52 WIB
Rilis kasus pembunuhan ibu dan anak di Mapolres Kendal, Senin (17/5/2021). Pelaku ternyata menantu korban Muhayanah, Ari Rismawan.
Rilis kasus pembunuhan ibu dan anak di Mapolres Kendal (Foto: Saktyo Dimas R/detikcom)
Kendal -

Pelaku pembunuhan ibu dan anak di Kendal ternyata dilakukan menantu korban Muhayanah (65), Ari Rismawan (31). Pembunuhan itu dilakukan karena Ari mengaku sakit hati dengan ibu mertuanya dan akhirnya turut membunuh kakak iparnya Karyati (44) karena kepergok.

"Saya sakit hati sekali dengar omongan ibu mertua. Omongannya menyakitkan hati saya yang menyuruh saya untuk bercerai dengan istri," kata tersangka, Ari Rismawan, usai digelandang petugas ke ruang Resmob Polres Kendal, Senin (17/5/2021).

Ari menyebut setiap bertemu ibu mertuanya itu, Muhayanah disebut selalu memintanya menceraikan istrinya. Ari pun mengaku jengkel dengan ucapan ibu mertuanya itu.

"Tiap ketemu saya, korban selalu ngomel dan nyuruh-nyuruh saya untuk bercerai. Saya risih dengarnya dan bawaannya emosi kalau dengar omongan ibu mertua saya," jelasnya.

Kemarahan Muhayanah bukan tanpa alasan, sebab tersangka Ari kerap bermain judi hingga membawa masalah untuk keluarganya. Tak hanya itu, tersangka juga sering mabuk dan membuat ulah.

"Ya memang saya suka judi online dan minum-minuman keras. Saya juga banyak utang ke sejumlah teman buat judi online," aku Ari.

Sebelum peristiwa itu terjadi, Ari menjemput keponakannya atau anak Karyati untuk diajak menagih utang ke daerah Kecamatan Kaliwungu, Minggu (9/5) lalu. Usai menagih utang, tersangka dan keponakannya pesta miras di salah satu hotel di Pageruyung, Kendal.

"Keponakan saya sudah mabuk berat dan nggak sadar. Saya menyelinap keluar kamar hotel dengan mengambil sepeda motor untuk digadaikan di Sukorejo sebesar Rp 9 juta. Uangnya saya gunakan untuk keperluan dan sebagian untuk judi online," tambahnya.

Usai menggadaikan motor keponakannya, tersangka lalu diantar temannya pulang ke rumah mertuanya. Saat itu Muhayanah sedang menyiapkan menu berbuka puasa, sedangkan Karyati sedang di luar rumah.

Tersangka Ari mengaku sempat meminta maaf kepada ibu mertuanya, termasuk soal menggadaikan sepeda motor keponakannya. Namun, Muhayanah disebut marah sehingga tersangka emosi.

"Waktu itu saya ngomong ke mertua saya Muhayanah bahwa sudah menggadaikan motor cucunya dan meminta maaf. Tapi mertua saya malah bilang bahwa saya selalu membuat masalah bagi keluarga anak dan istrinya. Ibu mertua meminta saya untuk menceraikan istri saya," urainya.

Mendengar itu, tersangka mengaku sakit hati dan menjadi gelap mata. Keduanya sempat adu mulut hingga akhirnya tersangka mengambil sebilah pisau yang ada di atas meja lalu menusuk dan membenturkan kepala mertuanya di depan kamar mandi.

"Saya emosi dengar omongan ibu mertua, emosi saya akhirnya sudah tak terbendung lagi, saya kalap," terangnya.

Lihat juga video 'Pemuda di Cianjur Bacok Ayah Kandungnya Hingga Tewas':

[Gambas:Video 20detik]



Selengkapnya soal pengakuan tersangka yang keji melakukan pembunuhan ke ibu mertua dan kakak iparnya..