Kebakaran Toko dan Gudang Bahan Bakar di Sragen, 4 Orang Terluka

Andika Tarmy - detikNews
Sabtu, 08 Mei 2021 16:46 WIB
Kebakaran toko dan gudang bahan bakar di Sragen, Sabtu (8/5/2021).
Kebakaran toko dan gudang bahan bakar di Sragen, Sabtu (8/5/2021). (Foto: Andika Tarmy/detikcom)
Sragen -

Kebakaran melanda toko dan gudang penyimpanan bahan bakar di Dukuh Pilangsari, Desa Ketro, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Akibat kejadian ini, empat orang mengalami luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

"Benar ada kebakaran, informasi masuk ke kita sekitar pukul 14.00 WIB. Hingga saat ini teman-teman masih melakukan proses pemadaman," ujar Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sragen, Anton Sujarwo, saat dihubungi detikcom, Sabtu (8/5/2021).

Lamanya proses pemadaman, lanjutnya, dikarenakan api menyala di gudang penyimpanan bahan bakar milik warga. Api menyala besar bahkan merambat ke rumah lain.

"Belum sepenuhnya padam, sampai sekarang masih proses pendinginan. Informasi awal ada tiga rumah yang terbakar. Yang paling besar itu kan pengepul bahan bakar, untuk bahan bakarnya jenis apa kita belum tahu yang jelas ada di dalam drum-drum begitu," jelasnya.

Anton menyebut, tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Selain itu petugas juga dibantu mobil tangki air dari PMI dan BPBD Sragen.

"Kita kerahkan tiga armada pemadam. Kendala air tidak ada, karena kita di-bakcup mobil tangki BPBD dan PMI," kata dia.

Dihubungi secara terpisah, Wakil Ketua PMI Sragen, Soewarno mengatakan, ada empat orang yang mengalami luka akibat kebakaran ini. Para korban menderita luka bakar akibat terkena percikan bahan bakar yang berada di lokasi.

"Empat orang mengalami luka, kemungkinan terkena percikan minyak. PMI sudah mengirimkan personil ke lokasi untuk mem-backup medis dan assessment," ujarnya.

Soewarno mengatakan dua korban di antaranya merupakan anak-anak. Saat ini seluruh korban sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Mayoritas mengalami luka bakar di tubuh. Para korban sudah dievakuasi, sudah mendapatkan perawatan di RSUD dr Soehadi Prijonegoro," pungkasnya.

(sip/sip)