Mayat Wanita dalam Kos Penuh Asap, Pria Misterius Tertangkap CCTV

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 08 Mei 2021 15:02 WIB
Ilustrasi Bunuh Diri
Ilustrasi mayat. (Foto: Thinkstock)
Semarang -

Polisi masih menyelidiki kematian wanita yang mayatnya ditemukan dalam kamar kos penuh asap di Kota Semarang, Jawa Tengah. Dari pemeriksaan rekaman CCTV, polisi mengungkap ada seorang pria bertopi yang masuk ke kamar tersebut bersama korban.

"Sementara dari CCTV ada seseorang bersama korban masuk. Sementara baru satu orang laki-laki menggunakan jaket dan topi," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana kepada wartawan di kantornya, Sabtu (8/5/2021).

Untuk melacak identitas pria tersebut, polisi mencari rekaman CCTV dari lokasi lain. Sedangkan dari keterangan saksi, ada sejumlah barang milik korban yang hilang.

Mayat wanita ditemukan dalam kamar kosnya yang penuh asap di Semarang, Jumat (7/5/2021).Evakuasi mayat wanita yang ditemukan dalam kamar kosnya yang penuh asap di Semarang, Jumat (7/5/2021). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

"Sementara dari keterangan saksi di TKP (yang hilang) handphone, dompet dan uang. Di sana sendirian selama tiga bulan," jelas Indra.

Masih dari keterangan saksi, anak angkat korban masih sempat bertemu sekitar pukul 23.00 WIB sebelum korban ditemukan tewas pada pukul 05.00 WIB. Tetangga juga masih ada yang mendengar suara korban sekitar pukul 02.00 WIB.

Untuk diketahui, korban ditemukan warga dalam kondisi tewas setelah asap keluar dari kamar kosnya. Setelah pintu kamar kos didobrak, korban ditemukan tergeletak tidak bernyawa.

Hingga saat ini polisi belum bisa memastikan korban bernama Alip Surani alias Ratna (31) itu sebagai korban pembunuhan atau bukan. Termasuk terkait sumber asap yang memenuhi kamar saat korban ditemukan.

"Belum bisa memastikan apakah dibakar atau ada unsur kesengajaan, atau dari korban sendiri terkait kejadian kemarin," kata Indra.

Simak juga 'Seorang Pria Meninggal di Penginapan, Diduga Positif Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/sip)