Lengangnya Bandara Solo, Tak Ada Penerbangan pada Hari Pertama Larangan Mudik

Ragil Ajiyanto - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 12:52 WIB
Suasana Bandara Adi Soemarmo, Solo saat hari pertama larangan mudik Lebaran Idul Fitri 2021
Suasana Bandara Adi Soemarmo, Solo saat hari pertama larangan mudik Lebaran Idul Fitri 2021 (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali -

Larangan mudik Idul Fitri 2021 resmi diberlakukan mulai hari ini. Bandara Adi Soemarmo, Solo, pun tampak lengang karena tak ada jadwal penerbangan hari ini.

"Hari ini sudah mulai pemberlakuan sesuai SE Kemenhub itu peniadaan mudik, mulai tanggal 6 sampai 17 Mei (2021). Hari pertama peniadaan mudik, tidak ada penerbangan di Bandara Adi Soemarmo," kata General Manager Bandara Adi Soemarmo, Yani Ajat Hermawan, saat ditemui di lokasi, Boyolali, Kamis (6/5/2021).

Tercatat ada lima hari tanpa ada penerbangan komersial di Bandara Adi Soemarmo selama larangan mudik diberlakukan. Yakni pada tanggal 6, 10, 13-14, dan 17 Mei mendatang.

"Jadi mulai peniadaan mudik tanggal 6 sampai 17 (Mei), ada lima hari di Solo itu yang tidak ada penerbangan," ungkap Yani.

Selama masa larangan mudik Idul Fitri Lebaran 2021 diberlakukan hanya maskapai Garuda dan Citilink yang masih beroperasi di Bandara Adi Soemarmo Solo. Kedua maskapai itu melayani rute penerbangan Cengkareng-Solo-Cengkareng, dan rencananya akan terbang sekali sehari.

"(Hari) Lainnya hanya satu flight saja. Kebetulan yang berlanjut itu Garuda sama Citilink," terang Yani.

Yani menyebut sesuai aturan calon penumpang yang bepergian selama larangan mudik ini harus memiliki keperluan khusus atau mendesak. Penumpang nonmudik itu wajib membawa surat izin keluar-masuk (SIKM) dari instansi maupun kelurahan. Selain itu, calon penumpang juga wajib membawa surat keterangan bebas virus Corona atau COVID-19.

Meski begitu, selama larangan mudik berlaku Bandara Adi Soemarmo tetap beroperasi normal. Pihaknya tetap menyiagakan seluruh stakeholder untuk mengantisipasi jika ada pengalihan penerbangan dari bandara lain ke Solo.

"Semua tetap siaga. Kita punya posko koordinasi ini, nanti untuk koordinasi antara rekan-rekan yang BKO di sini, Satgas COVID," terang Yani.

Suasana Bandara Adi Soemarmo, Solo saat hari pertama larangan mudik Lebaran Idul Fitri 2021Suasana Bandara Adi Soemarmo, Solo saat hari pertama larangan mudik Lebaran Idul Fitri 2021. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)

Selama larangan mudik Lebaran Idul Fitri 2021 berlaku, Bandara Adi Soemarmo hanya beroperasi selama 8 jam, yakni pada pukul 09.00-17.00 WIB. Selama tidak ada penerbangan jumlah personel yang disiagakan juga akan dikurangi, kecuali petugas front liner tetap standby dan siaga seperti AMC, Airport Rescue Fire Fighting (ARFF) juga dari Tower (Airnav).

Selama masa larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 berlaku, pihak bandara mendirikan posko terpadu untuk koordinasi dengan Satgas COVID-19 dan secara online dengan Kementerian Perhubungan. Instansi yang terkait dalam posko terpadu yakni pihak bandara, Satgas, TNI AU, Kantor Karantina Pelabuhan (KKP) juga Polsek.

(ams/sip)