Round-Up

Menguji Kebenaran Pernikahan Siri Polisi Tomy dengan Nani Takjil Sianida

Heri Susanto - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 08:14 WIB
Yogyakarta -

Fakta-fakta berkaitan dengan Nani Aprilliani Nurjaman (24), pengirim takjil sianida yang menewaskan bocah di Bantul, terungkap. Ketua RT tempat Nani tinggal menyebut, Nani sudah menikah dengan polisi Tomy, yang menjadi target pengiriman takjil tersebut, Namun Tomy menepisnya.

Ketua RT 3, Pedukuhan Cepokojajar, Kalurahan Sitimulyo, Kemantren Piyungan, Kabupaten Bantul Agus Riyanto (40), tempat Nani tinggal, pernah mendapatkan pengakuan dari Nani dan Aiptu Tomy jika mereka menikah siri. Pengakuan itu disampaikan saat mereka melakukan perkenalan.

"Kalau tinggal di sini sudah setahun sama istri siri. Karena dulu itu waktu silaturahim ke tempat saya awalnya itu ngebel (menelepon) Pak Tomy sama Mbak Nani ke sini buat laporan," kata Agus, Selasa (4/5).

Hal itu karena setiap warga baru yang tinggal di Pedukuhannya harus laporan terlebih dahulu. Dari laporan itu, menyebut jika Tomy dan Nani Aprilliani telah menikah siri. Bahkan saat laporan, Nani menelepon orang tuanya untuk meyakinkan Agus. "Ibunya bilang itu, sudah menikah secara agama," katanya.

Menindaklanjuti informasi itu, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro memastikan jika anggotanya yang sejak awal menjadi target pengiriman takjil sate sianida itu terbukti nikah siri, akan menjatuhkan sanksi.

"Ya nanti tergantung (sanksi), sampai sejauh mana dia. Kalau memang terbukti (nikah siri) kan sudah ada peraturan yang tinggal dijalankan saja," kata Purwadi kepada wartawan, Rabu (5/4).

Namun demikian proses terhadap Tomy, kata Purwadi, harus melalui pembuktian yang benar dan konkret yang menyatakan Tomy telah benar menikah siri dengan tersangka Nani Aprilliani. Baik berupa foto, keterangan saksi yang menikahkan dan bukti yang lain.

"Artinya kapan dia nikah siri dan harus ada buktinya. Kalau cuma sekedar omongan, kita belum bisa buktikan. Foto misalnya, atau yang menikahkan siapa, itu harus ada. Kalau cuma sekedar omongan di luar kita belum bisa menanggapi. Nanti hasilnya seperti apa akan kita tidak lanjuti, kasusnya kan di Bantul dan kebetulan saja dia anggota kita," jelas dia.

Selanjutnya: Tomy mementahkan informasi tersebut

Selanjutnya
Halaman
1 2